Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kotim Masih Bersaing Rebut Rekomendasi Partai

Partai politik

SAMPIT – Partai Politik sudah mulai menetapkan kemana arah koalisi mereka, apalagi para pasangan Bakal Calon Kepala Daerah masih belum sepenuhnya mencukupi jumlah kursi dari masing-masing partai yang mengusungnya.

Sebagai syarat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), setidaknya para calon mendapat dukungan 8 kursi legislatif. Seperti pasangan Halikinnor-Irawati yang telah mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan, dan Partai ini telah memiliki 7 kursi dan masih membutuhkan kekurangan 1 kursi.

Kabarnya Partai Perindo telah melengkapi kekurangan 1 kursi itu, namun sampai saat ini, Perindo juga menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kemana arah koalisi mereka.

“DPD Perindo Kotim, sampai saat ini belum terima B1 KWK, karena itu kewenangan DPP Perindo. Apapun hasilnya yang diarahkam oleh pusat nantinya, DPD Perindo Kotim wajib mengawal dan memenangkannya,” ungkap Wakil Sekretaris Perindo Kotim, Khalik Rahmani, Rabu 12 Agustus 2020.

BACA JUGA:   Diiringi Selawat dari Pendukung, Sugianto-Edy Pratowo Jalan Kaki Daftar Ke KPU

Demikian juga pasangan Rudini-Samsudin, yang juga sudah mendapatkan dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN), tetapi partai ini memiliki 6 kursi, masih sebanyak 2 kursi untuk bisa melengkapi maju di Pilkada Kotim.

Dikabarkan juga, bahwa dua Partai telah memberikan dukungannya yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), yang masing-masih memiliki 1 kursi di legeslatif.

Namun untuk Hanura, saat ini masih belum menentukan arah koalisinya, karena tetap menunggu keputusan dari DPP Hanura, yang sampai saat ini masih belum diterima DPC Hanura Kotim.

“Intinya kami tetap menunggu B1-KWK, sebelum B1-KWK keluar kami anggap itu klaim sepihak yang wajar. Karena mereka mendaftar dan berharap diusung,” kata Ketua DPC Hanura Kotim, Hary Rahmad Panca Setia.

Kemudian pada Bacalon Suprianti-Sanidin, yang diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), sama dengan paslon yang lain, juga masih menunggu hasil partai mana yang akan berkoalisi pada mereka, pasalnya Gerindra sendiri hanya memiliki 5 kursi, artinya masih butuh dukungan 3 kursi legislatif.

BACA JUGA:   Demokrat Bartim Siap Kerja Optimal Menangkan Ben-Ujang

Memang telah bersiar kabar bahwa Suprianti telah mendapatkan angin segar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang memiliki 4 kursi, namun lagi-lagi keputusan dari DPP yang menjadi penentu, kemana arah partai itu melabuhkan dukungannya.

“Kepastiannya setelah Rekom dari DPP keluar, sementara ini komunikasi keseluruh Parpol sudah dilakukan, tinggal menunggu paling lambat akhir bulan ini,” papar Ketua DPC PKB Kotim, Muhammad Shohibul Hidayah.

Sedangkan pada pasangan HM.Taufiq Mukri-Supriadi, yang diusung oleh Partai Golongan Karya (Golkar), kabarnya dalam waktu dekat ini Golkar juga akan mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan yang akrab di panggil PANTAS tersebut. (Cha/beritasampit.co.id).