Ardiansyah Warga Mendawai yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

DANI/BERITA SAMPIT - Proses Evakuasi korban saat dianggakat oleh warga dan pihak kepolisian.

KASONGAN – Ardiansyah (39) warga desa Mendawai RT 03 RW 02 Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan yang sempat menghilang saat mandi di DAS Katingan, akhirnya ditemukan warga sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Naas, korban ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa dengan posisi tengkurap dan hanya menggunakan celana dalam warna abu -abu. Penemuan mayat ini pertama kali ditemukan dua warga Mendawai Yudi dan Dayat sekira Pukul 19.10 Wib. Kamis. 13 Agustus 2020.

Menurut Dayat saat itu dirinya bersama Yudi melihat ular di pantai bibir DAS katingan dengan menggunakan senter, meraka berdua melihat kemana ular itu pergi, tidak sengaja mengarahkan ke tengah DAS Katingan.

“Tidak Sengaja waktu kami melihat ular tadi, ada sesosok mayat yang sedang larut mengapung posisi tenkurap tidak pakai baju cuma pakai celana dalam warna abu -abu setelah dilihat lebih dekat ternyata itu adalah manyat Ardiansyah yang diduga tenggelam pada rabu kemaren,” bebernya.

BACA JUGA:   Simpan 16 Paket Sabu Siap Dijual, Pemuda Kumai Ditangkap Polisi

Sontak, melihat kejadian tersebut kedua warga tersebut bergegas meminta bantuan ke warga lainnya. Tak butuh waktu yang lama warga pun berdatangan dan langsung melakukan evakuasi jenazah korban yang langsung di evakuasi ke rumah duka.

IST/BERITA SAMPIT – Suasana di rumah duka.

Terpisah tim kesehatan dari puskesmas Mendawai juga telah melakukan pemeriksaan fisik korban, menurut dr Agripina hingga sekarang tidak ada bekas kekerasan murni tenggelam.

Sebelumya, Ardiansyah dikabarkan menghilang usai sebelumnya mandi di tangga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan depan rumahnya sekitar pukul 06: 00 Wib, Rabu, 12 Agustus 2020, pagi.

Berdasarkan pengakuan keponakan korban Elya (24) saat itu sama-sama turun dari rumah ke DAS Katingan untuk mandi sementara Elya ke jamban (wc), Kemudian Elya terlebih dahulu pulang ke rumah, sekitar 1 jam korban tidak kunjung pulang. Merasa curiga ia menyusul ke tangga jembatan tempat korban mandi.

BACA JUGA:   PKK Katingan Gelar Gerakan Bersama Memakai Masker

Sesampainya ditempat tersebut, Saksi tidak melihat korban. Sementara cucian korban dalam keadaan sudah di cuci dengan peralatan mandi masih ada seperti sabun dan ember. Sedangkan peralatan gosok gigi korban tidak ada dan handuk masih tergantung di sekitar tempat mandi.

Elya sempat mencari dengan menanyakan ke warga-warga sekitar, namun tak membuahkan hasil.

“Korban (red. Ardiansyah) ini diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi (penyakit sering pingsan,” terang Kapolsek, beberapa waktu yang lalu.

(Daniansyah/Kawit/Beritasampit.co.id)