Kapolres Seruyan Minta Optimalkan Peran MPA untuk Cegah Karhutla

AHMAD/BERITA SAMPIT - Bupati Seruyan Yulhaidir (kiri) dan Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro (kanan).

KUALA PEMBUANG – Pemkab Seruyan menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2020 di Hotel Aquarius Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) Sabtu 22 Agustus 2020. Rakor digelar sebagai upaya mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Seruyan.

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro meminta, kepada relawan peduli api dari kelompok masyarakat yang terbentuk ditingkat kecamatan hingga desa untuk meningkatkan peran kepeduliannya guna mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan secara bersama.

BACA JUGA:   Demo Mahasiswa Dipantau Spiderman

“Dalam mengantisipasi terjadinya karhutla, relawan peduli api juga diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat lainnya mengenai bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari karhutla ini,” kata kapolres,

Kapolres Seruyan berharap, semua pihak ikut membantu termasuk relawan peduli api juga memiliki peran penting untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait bahaya dampak kerusakan lingkungan yang merupakan imbas karhutla.

“Relawan peduli api ini merupakan mitra nyata dari pemerintah, TNI dan Polri yang terbentuk dari berbagai elemen masyarakat yang tujuan utamanya adalah mengoptimalkan peran masing-masing dalam pengendalian dan pencegahan karhutla,” katanya.

BACA JUGA:   Pemprov Kalteng Rakor Dengan Bawaslu, Ada Apa Ya?

Lebih lanjut, Kapolres menyebut, penanganan dan pencegahan karhutla ini menjadi salah satu prioritas utama yang menjadi perhatian. Mengingat dampak yang ditimbulkan sangat berpengaruh buruk terhadap lingkungan dan kesehatan.

“Dengan adanya kerjasama dan peran aktif yang dilakukan oleh semua pihak, baik unsur pemerintah, TNI dan Polri, masyarakat serta pelaku dunia usaha, diharapkan dapat menimalisir dan mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Seruyan,” ungkapnya. (ASY)