Kodim 1015/Spt Siapkan Pos Karhutla

SAMPIT – Dandim 1015/Spt Letkol Czi Ahmad Safari,S.H menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Seruyan di Aquarius Boutique Hotel, Jalan Jenderal Sudirman No. KM. 2,9, Kecamatan Metawa Baru Hulu, Kelurahan Mentawa Baru, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng, Sabtu (22 / 08/ 2020) pada pukul 08.00 WIB.

Rakor Pengendalian Karhutla ini dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah Selaku Komandan Satgas Penanggulangan Karhutla Provinsi, yang dalam hal ini diwakili oleh Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansyah.

Dalam kegiatan tersebut Dandim 1015/Spt Letkol Czi Ahmad Safari menyampaikan sambutan, bahwa permasalahan Karhutla akhir akhir ini mulai kembali muncul dimana faktor cuaca panas menjadi pemicu terjadinya kebakaran. Ditambah lagi pembukaan lahan dengan cara dibakar adalah penyebab utama permasalahan tersebut.

“Sehingga kita harus tanggap terhadap titik api sekecil apapun karena apabila api sudah membesar maka akan sangat sulit untuk dipadamkan, Begitu juga dampak kerugian ekonomi akibat dari karhutla sangat besar sekali,” tutur orang nomor satu di Kodim 1015/Spt.

BACA JUGA:   TMMD: Memantapkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Pada kesempatan ini Letkol Czi Ahmad Safari menyampaikan Kodim 1015/Spt sudah melakukan pengecekan peralatan Karhutla yang ada di perusahaan-perusahaan dalam wilayah Kabupaten Seruyan. Selain itu pihaknya juga berkomunikasi dengan stackholder terkait Karhutla dalam waktu dekat ini.

“Untuk itu beberapa peralatan yang ada harus disiapkan dan diperbaiki serta saya minta kerja sama dari pelaku usaha, nanti kita satukan sarana prasarana yang ada,” ujar Dandim 1015/Spt.

“Kedua yang tak kalah pentingnya adalah sumber daya manusia berbicara sumber daya manusia berbicara kemampuan dari personel yang ada itu personil di lapangan, oleh karena itu perlunya pelatihan dan menyiapkan sumber daya manusia, sebagai contoh sudah melaksanakan patroli di wilayah,“ tambah Letkol Czi Ahmad Safari.

Ahmad Safari menuturkan pencegahan yang dilakukan secara maksimal melalui sosialisasi patroli bersama yang saat ini telah kita laksanakan, tetap maksimalkan dan kita optimalkan termasuk juga kegiatan pembuatan banner, pamflet sifatnya sebagai pemberitahuan kepada masyarakat karena kita ketahui masyarakat kita banyak yang tidak paham tentang hukum.

BACA JUGA:   Koramil 1015-17/Rantau Pulut Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

Selanjutnya akan dibuat Pos Pemantauan Karhutla dan sebagai satuan tugas setiap gerakan juga perlu adanya kerjasama, personil yang dilibatkan tidak hanya dari TNI/Polri tapi dari semua Stackholder terkait.

“Kita harus mengatasi kelemahan dengan upaya-upaya yang kita lakukan secara signifikan, tingkatkan sinergitas dan kerjasama di lapangan. ini bukan hanya tugas dari pemerintah daerah tetapi semua elemen masyarakat termasuk Ormas, Pemuda, Mahasiswa, Pelajar semua yang ada di wilayah Kabupaten Seruyan,” tutup Letkol Czi Ahmad Safari.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Bupati Seruyan, Wakil Bupati Seruyan, Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Seruyan, Komandan Kodim 1015 Sampit, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Seruyan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Polres Seruyan, Kejaksaan Negeri Kuala Pembuang, Kepala Kantor TNTP Kuala Pembuang, Kepala BMKG Sampit, Perangkat Pemerintah Kabupaten Seruyan serta Perangkat Desa Kabupaten Seruyan. (rls/beritasampit.co.id)