Diduga Tersambar Petir, IRT Desa Dirung Lingkin Meninggal Dunia

IST/BERITA SAMPIT - Sutini diduga korban meninggal dunia tersambar petir.

PURUK CAHU – Sungguh malang nasib seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Sutini Bin Magek, Warga Desa Dirung Lingkin, Kecematan Tanah Siang Selatan, Kabupaten Murung Raya (Mura) diduga tersambar petir lalu meninggal dunia.

Kapolres Mura AKBP Dharmeswara Hadi Kuncoro SIK melalui Kasubsektor Tanah Siang Selatan, Ipda Monang Siagian saat dikonfirmasi, Senin 24 Agustus 2020 malam membenarkan adanya kabar duka tersebut.

BACA JUGA:   Ketua DPRD Ajak Generasi Milenial Bantu Sosialisasi Prokes

Ipda Monang menuturkan, bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, pada saat itu korban sedang memberi makan ternak kambing di belakang rumah dan terdengar suara petir keras.

“Setelah itu, Saksi bermana Mega yang merupakan anak kandung korban melihat ibunya tergeletak di tanah dekat kandang kambing dan teriak nangis dan keluar rumah setelah dilihat korban sudah tidak bernyawa (meninggal dunia) dan suami korban membopong korban ke dalam rumah,” tutur Ipda Monang Siagian.

BACA JUGA:   Kapolres Murung Raya Salurkan Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir

Ipda Monang menyebutkan, untuk saat ini korban masih disemayamkan di rumah duka Jalan IMK, KM 02, Desa Dirung Lingkin dan menunggu keluarga untuk pemakaman.

“Kuat dugaan sementara bahwa korban meninggal dunia karena tersambar petir, dan saat ini sudah ditangani oleh pihak keluarganya,” tandasnya. (Lulus/beritasampit.co.id).