Hari Jadi Desa Sungai Dau ke-12, Bupati Kobar Minta Pemdes Tingkatkan Pendapatan Asli Desa

IST/BERITA SAMPIT - Tampak Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat melaksanakan upacara adat potong pantan di Desa Sungai Dau.

PANGKALAN BUN – Hari Jadi Desa Sungai Dau Kecamatan Arut Utara (Aruta) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ke 12 tahun yang dihadiri Bupati Kobar Hj Nurhidayah bersama suaminya HM Ruslan AS dan rombongan Pemerintah Kabupaten Kobar, Rabu 26 Agustus 2020 cukup meriah.

Desa Sungai Dau jauh terpencil di perbatasan wilayah Kabupaten Kobar dan Seruyan, biasa dengan waktu tempuh 3-4 jam dari Ibu Kota Pangkalan Bun. Desa Sungai Dau ditetapkan menjadi desa definitif melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kobar Nomor 10 Tahun 2008 hasil pemekaran dari Desa Sambi.

BACA JUGA:   Wakil Ketua DPRD Dorong PUPR Secepatnya Koordinasi Soal Jalan Rusak

Dalam kegiatan peringatan yang dipusatkan di gedung olah raga Desa Sungai Dau, Bupati Hj Nurhidayah mengatakan, Hari Jadi Desa ini adalah momentum untuk menyegarkan kembali nyala semangat dalam memajukan desa, sekaligus wujud syukur kepada Allah SWT atas terbentuknya desa tersebut.

Berada di wilayah perbatasan, pendapatan asli desa Sungai Dau saat ini diketahui memang belum maksimal, untuk itu, Nurhidayah berpesan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) agar lebih kreatif dan inovatif lagi dalam upaya meningkatkan pendapatan asli desa.

BACA JUGA:   Begini Hasil CSR PT Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun

“Badan Usaha Milik Desa yang telah terbentuk unit usahanya agar segera digerakkan sesuai potensi ekonomi yang dimiliki agar dapat mendongkrak pendapatan desa yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” kata Nurhidayah.

Ia juga berpesan agar Pemerintah Desa menjadi motor untuk memajukan perekonomian desa, sehingga Sungai Dau bisa menjadi desa yang maju dan mandiri.

“Desa digaris terluar dengan hambatan geografis yang tinggi, namun dengan keinginan kuat dan gotong royong seluruh masyarakatnya, maka hal tersebut pasti dapat kita wujudkan,” ungkap Nurhidayah. (Man/beritasampit.co.id).