Disdik Kotim Rancang Aturan Masuk Sekolah Dasar Wajib Belajar di PAUD

RAKOR : ARIFIN/BERITA SAMPIT — Kepala Disdik Kotim, Kabid Pembinaan PAUD PNF berfoto bersama peserta dan narasumber usai menggelar Rakor Implementasi SPM PAUD di Aula Disdik Kotim.

SAMPIT – Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur (Disdik Kotim) sudah merancang aturan baru. Salah satunya, wajib menyekolahkan anak melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama setahun sebelum masuk jenjang sekolah dasar. Bahkan, aturan tersebut akan diperkuat dengan peraturan bupati (perbup) Kotim.

Kepala Disdik Kotim H Suparmadi melalui Kepala Bidang Pembinaan PAUD PNF Luci Dian Andayani mengatakan, tujuan utama aturan itu untuk menuntaskan penyelenggaraan pendidikan merata dan berkualitas termasuk didalamnya pendidikan anak usia dini.

BACA JUGA:   Pegawai Setwan Positif Covid-19, Jajaran Anggota DPRD Kotim Jalani Rapid Tes

“Program penuntasan PAUD minimal setahun Pra-SD, dimaksudkan untuk melacak tuntas anak berusia antara 5 sampai 6 tahun untuk dilayani di PAUD sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar,” ujar Luci usai Rapat Koordinasi Implementasi Standar Pelayanan Minimal PAUD di Aula Disdik Kotim, Senin 14 September 2020.

Guna menyatukan persepsi, lanjutnya, Disdik Kotim mengundang beberapa PAUD untuk sama-sama merancang draf aturan tersebut sebelum diserahkan kepada Pemkab Kotim.

BACA JUGA:   BPD dan Mantir Desa Penyaguan Berubah Pikiran, Sekretaris DAD Kotim : Itu Bukan Wewenangnya

“Pembahasan sementara, kami masih merancang draf aturan, setelah itu hasilnya akan diserahkan kepada Bupati Kotim untuk dijadikan Perbup,” kata Luci.

Dia berharap, dengan terbitnya nanti aturan baru yang mewajibkan sekolah selama setahun di PAUD sebelum masuk sekolah dasar (Pra-SD) akan menuntaskan penyelenggaraan pendidikan anak khususnya di usia dini terutama yang berusia antara 5-6 tahun.

(ifin/beritasampit.co.id)