Kronologis Hilangnya Anak Berkebutuhan Khusus di Kebun Sawit

IST/BERITA SAMPIT - Tim terpadu yang dibentuk BPBD yang terus melakukan upaya pencarian Pildon yang hilang.

PANGKALAN BUN – Hilangnya seorang anak berkebutuhan khusus bernama Pildon (9) masih misterius bagi warga Kelurahan Raja Seberang, Kecamtaan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat. Sampai hari ini, Selasa 15 September 2020 Fildun hilang sudah lima hari.

Menurut cerita warga, kronologis hilangnya Pildon pada Jumat 11 September 2020 sekitar pukul 22.30 WIB. Diawali ketika keluarganya, Salimah mencari Pildon ke pondok perkebunan sawit, tempat Ibu Pildon, karena Pildon oleh ibunya sering dibawa bekerja ternyata tidak.

Waktu itu karena sudah malam Pildon belum datang ke rumahnya, kemudian dicari ke pondok perkebunan sawit ternyata tidak ada. Kemudian Salimah mengajak Solih dan Sunarmi (Ibu Pildon) menyebar ke beberapa arah sekitar lokasi perkebunan sawit untuk mencari Pildon.

BACA JUGA:   Polsek Bukit Batu Padamkan Karhutla di Kawasan Kelurahan Tangkiling

Sebagian keluarganya ada yang mencari ke arah kampung warga dan saluran pinggir kanal, bahkan keluarganya ada pula yang menyelam di kanal dekat perkebunan sawit. Tapi luput Pildon tidak ditemukan.

Namun tiba-tiba, keluarganya Solih dikejutkan dengan ditemukannya celana, dengan jarak 5 meter ditemukan juga baju milik Pildon. “Celana dan baju, ditemukan sekitar 300 meter dari arah parit pinci,” kata Solih.

BACA JUGA:   Brak! Tiga Motor dan Mobil Agya Tabrakan Karambol

Kemudian keluarga Pildon melaporkan ke yang berwajib. Sehubungan perkebunan kelapa sawit cukup luas dan medan pencarian cukup susah karena banyak kanal, sampai lima hari ini, Pildon masih belum ditemukan.

“Kita semua sudah berusaha maksimal mencari Pildon, tapi tetap pencarian terus dilakukan,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Kobar Tengku Ali Syahbana. (Man/beritasampit.co.id).