Tangkal Hoaks, UPR Bekali Mahasiswa Ilmu Jurnalistik

IST/BERITA SAMPIT - Para Pemateri bersama Tim pengabdian UPR di kegitan pelatihan jurnalistik.

PALANGKA RAYA – Derasnya arus informasi di tengah keterbukaan informasi menuntut semua pihak untuk bijak bermedia sosial. Pasalnya tidak jarang, pengguna media sosial harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran tidak mengetahui bahkan melanggar UU ITE.

Selain itu perkembangan media elektronik dan cetak juga lebih banyak memberikan ruang bagi para jurnalis muda yang tertarik masuk di dunia pemberitan dan penulisan. Menyikapi persoalan dan kebutuhan tersebut Universitas Palangka Raya (UPR) melalui tim pengabdian kepada masyarakat menggelar kegiatan pelatihan Jurnalistik.

Kegiatan yang diinisiasi Tiga Dosen FISIP UPR yaitu Suprayitno, Riamona Sadelman Tulis, Meiliana Devita C, bertujuan sebagai upaya menangkal gurita informasi Hoaks bagi generasi milenial di Kalimantan Tengah sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

Tim Pengabdian kali ini menggandeng Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FISIP UPR, dan Lembaga Menara Insan Cita (MIC) untuk sama-sama mensukseskan kegiatan ini.

BACA JUGA:   Melalui Coffee Morning, Polda Kalteng Tingkatkan Soliditas

Suprayitno, S.AN.,M.A.P.selaku Ketua panitia yang merupakan dosen FISIP Universitas Palangka Raya menyampaikan bahwa adapun tujuan

“Kegiatan ini adalah sebagai upaya keterlibatan kampus dalam meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dan pemuda di Kalimantan Tengah khususnya bidang Jurnalistik. Selain itu hal paling penting juga untuk membekali mereka supaya bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan hoaks,” ungkap Ketua panitia Suprayitno.

Lebih lanjut, dosen muda FISIP UPR ini juga mengatakan pentingnya pengetahuan tentang dunia jurnalis dan bijak bermedsos. Apalagi menjelang pilkada biasanya akan banyak informasi tidak benar atau hoaks yang bermunculan.

“setelah kegiatan ini, para peserta setidaknya memiliki pengetahuan tentang jurnalis. Selain itu bisa lebih bijak menggunakan sosial media,” harapnya.

Ditempat terpisah, Ketua HMI Komisariat FISIP UPR Rahmat Taopik mengapresi kegiatan langkah yang dilakukan UPR dalam mencerdaskan generasi muda.

“Saat ini Kalteng akan menghadapi pesta demokrasi sehingga kegiatan seperti ini sangat tepat untuk dilaksanakan dengan target peserta generasi milenial, agar kedepannya tidak ada lagi yang termakan atau terlibat dalam penyebar hoaks,” tuturnya.

BACA JUGA:   FIK UMP Gelar Workshop Spektrofotometri untuk Pengujian Kosmetik

Dalam kondisi Pandemi Covid-19 Tim Pelaksana tetap melaksanakan kegiatan tersebut di Aula HMI Cabang Palangka Raya Jl. Menteng XXV dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan.

Kegiatan berjalan dengan lancar dengan total peserta 30 orang yang mewakili berbagai Hima Daerah di Kalimantan Tengah, Organisasi Kepemudaan, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, dan Lembaga Pers Mahasiswa.

Untuk diketahui kegiatan tersebut dihadiri oleh pemateri dari Humas Polda Kalteng yang diwakili Samsudin menyampaikan tips dan trik memilih dan memilah berita (antara Hoaks atau Fakta), Media Kalteng Pos yang diwakili oleh Muhamad Ismail menyampaikan teknik dasar menulis berita, dan Berita Sampit diwakili Akhirudin praktek menulis berita.

(kawit/beritasampit.co.id)