Kementerian LHK Tanam Sengon Perdana di Desa Rawa Sari

PENANAMAN BIBIT : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Kepala DLH Kotim saat menanam bibit sengon secara simbolis di Desa Rawa sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim, Kalteng.

SAMPIT – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui Kepala Pusat Kajian Kebijakan Strategi melakukan tanam bibit sengon secara simbolis. Menariknya, bibit sengon itu ditanam perdana di Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis 17 September 2020, sore.

“Kami dari pusat ingin melihat langsung dan sekaligus melakukan evaluasi, mencermati serta menanyakan langsung sejauh mana penggunaan dana. Dan saya sudah melihat langsung dan kedepannya cenderung akan ditambah,” kata Kepala Pusat Kajian Kebijakan Stategi Ir Herry Subagiadi, M.Sc pada saat diminta untuk menyampaikan maksud dan tujuan melakukan penanaman bibit sengon secara simbolis di Desa Rawa Sari.

BACA JUGA:   Kapolres Kotim : Temukan Warga Tak Gunakan Masker Langsung Kita Tindak

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim H Sanggul Lumban Gaol mengatakan, tujuan utama kehadiran perwakilan dari Kementerian LHK ke Desa Rawa Sari dalam rangka memantau dan mengevaluasi penggunaan dana.

“Salah satu penggunaan dana itu mengenai penanaman bibit-bibit sengon terutama di Desa Rawa Sari,” ujar Sanggul pada saat memberikan sambutan usai penanaman secara simbolis.

Disamping itu, Sanggul mengharapkan kedepannya jalan usaha menuju lokasi penanaman sengon sudah terbuka, sehingga mempermudah akses bagi petani untuk melakukan perawatan.

BACA JUGA:   TMMD Juga Diisi Penyuluhan Bahaya Narkoba

“Kalau bisa saya harapkan ada jalan usaha menuju lokasi, saya harapkan juga para petani betul-betul merawat dan memelihara agar bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Desa Rawa Sari,” harapnya.

Kepala Desa Rawa Sari Sigit Pranoto menambahkan, ada sekitar 24 hektare lahan siap untuk ditanam bibit sengon dan kedepannya luasan lahan tersebut akan ditambah sesuai dengan harapan dari DLH maupun Kementerian LHK. (Ifin/beritasampit.co.id).