Satu Warga Positif Covid-19 Merupakan Keluarga Wakil Bupati Sukamara

SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara Ahmadi menjelaskan bahwa satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan keponakannya.

Hal itu disampaikan oleh Ahmadi saat mengumumkan adanya satu warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab dari Laboratorium Biologi Molekuler RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun.

“Saya mengingatkan, jangan main-main terhadap Covid-19 ini, karena sudah berada di sekitar kita, ini namanya OTG atau orang tanpa gejala,” kata Ahmadi, Sabtu (19/9/2020).

“Yang bersangkutan, yang positif ini adalah keluarga kami sendiri, keponakan kami sendiri,” lanjut Ahmadi.

BACA JUGA:   Bupati Sukamara Minta Waspada Kenaikan Komoditas Pangan

Ahmadi menerangkan jika kerabatnya tersebut tidak pernah melakukan perjalanan keluar daerah dan kemungkinan tertular oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berkunjung ke rumahnya.

“Dia ini tidak pernah berjalan kemana-mana, selalu bwrada di rumah, tapi kita tidak tahu, siapa yang datang ke rumahnya, mungkin ada yang datang dari daerah zona merah yang setia hari hilir mudak datang ke Sukamara ini,” jelas Ahmadi.

“Yang namanya OTG, kita tidak pernah tahu siapa diantara kita, karena itu tetap patuhi protokol kesehatan, gunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” tukas Ahmadi.

BACA JUGA:   Wabup Sukamara Apresiasi Deklarasi Janji Kinerja Lapas Sukamara dan Pangkalan Bun

Sebelumnya, Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi mengatakan bahwa pada Jumat 18 September 2020 pihaknya menerima hasil pemeriksaan sampel swab dari Laboratorium Biologi Molekuler RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun yang menyatakan satu orang positif Covid-19.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel Swab dari Laboratorium Biologi Molekuler RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun dengan keterangan yaitu jumlah sampel swab yang diperiksa sebanyak satu sampel ini dinyatakan positif Covid-19,” tukas Ahmadi. (enn/beritasampit.co.id)