dr Amin: Jangan Takut Diisolasi di RSUD Puruk Cahu

PURUK CAHU – dr Amin yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya (Mura) memberikan meminta kepada masyarakat yang terindikasi terkomfimasi Covid-19 agar jangan takut diisolasi di RSUD setempat.

Menurutnya, hal Ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pasien Covid-19 agar mau diisolasi di RSUD Puruk Cahu, tentunya dengan indikasi yang sudah dipertimbangkan. Tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap Virus Covid-19.

“Salah satu upaya kita bersama untuk memutus rantai penularan Covid-19 adalah dengan melakukan isolasi, baik secara mandiri, dirumah karantina atau dirumah sakit. Sering saya mendapati pasien atau keluarga pasien yang takut kalau akan di isolasi di rumah sakit entah dengan berbagai alasan, namun penolakan itu sangat berisiko untuk pasien sendiri, keluarga dan masyarakat karena akan menyebarkan virus,” Kata dr Amin yang di tulisnya di Akun Facebook, Senin 21 September 2020.

BACA JUGA:   Dewan Dorong Tingkatkan Kualitas Karet Petani

Untuk diketahui, lanjut Amin, ruang isolasi RSUD Puruk Cahu tidak menakutkan seperti yang dibayangkan, di RSUD Puruk Cahu tersebut pelayanan ruang isolasi bisa dikatakan setara ruang VIP demi menjaga kenyamanan pasien selama di isolasi dan beberapa fasilitas yang ada diantara lainnya.

Adapun fasilitas tempat isolasi di RSUD Puruk Cahu sudah memiliki ruangan yang dilengkapi kamar mandi, serta TV disetiap ruangan dan Wifi yang tersedia untuk mengurangi kejenuhan.

Tidak hanya itu, Beberapa layanan yang tersedia seperti pelayanan pengobatan yang sama seperti ruangan bukan isolasi lainnya, hanya saja petugas berbaju khusus dan keluarga tidak bisa menunggu pasien, namun keluarga tetap bisa mngetahui perkembangan pasien baik menghubungi pasien langsung atau melalui petugas.

“Selain pelayanan pengobatan juga disiapkan kebutuhan dasar terpenuhi seperti makanan yang diberikan sesuai jadwal dan perhitungan gizi yang sesuai, tentunya keluarga dapat mengantar makanan selama menurut petugas aman dikonsumsi pasien,” ujarnya.

BACA JUGA:   DPRD Mura Terima Kunker DPRD Kutai Barat

Selain itu, menurut dr muda itu, RSUD setempat juga memiliki fasilitas tempat kegiatan Olahraga pada waktu tertentu dilapangan terbuka dengan protokol kesehatan.

Dikatakannya, Jika ada pasien dgn kondisi tidak stabil, tersedia ruang ICU khusus dengan pelayanan khusus dan petugas khusus pula.

“Saya rasa mari kita tidak membuat sebuah stigma bahwa ruang isolasi itu seperti penjara yang tidak manusiawi, karena pada kenyataannya sangat berbeda,” jelasnya.

Ia berharap, semoga wabah ini cepat berakhir dengan kerja sama kita bersama, selalu melakukan protokol kesehatan dan mau diisolasi agar memutus rantai penularan.

“Apabila ada teman-teman yang pernah bekerja diruang isolasi atau bahkan di Isolasi di RSUD Puruk Cahu, diharapkan agar dapat berbagi pengalaman terkhusus untuk masyarakat Mura,” tandasnya.

(Lulus/beritasampit.co.id)