Bupati Sukamara : Pencegahan Penyebaran Covid-19 Sudah Maksimal

SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya maksimal untuk mencegah penyebaran Covid-19 diwilayah Bumi Gawi Barinjam.

“Kita terus melakukan berbagi upaya untuk mencegah ini, kalaupun ada (pasien terkonfirmasi positif Covid-19) paling minimal lah ya,” kata Windu Subagio usai membuka Musda DAD II di Gedung Gawi Barinjam, Sabtu (19/9/2020).

“Kejadian ini (kembali terkonfirmasi pasien positif Covid-19) rasanya memang sulit untuk menghindar, tapi tetap kita upayakan semaksimal mungkin,” lanjut Windu.

Saat disinggung terkait tracking terhadap riwayat kontak erat pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Windu Subagio menjelaskan bahwa Tim Surveylens Dinkes Sukamara masih melakukan tracking mengetahui kronologis penderita.

BACA JUGA:   DAD Sukamara Gelar Musda II

“Tracking sudah dilakukan bahwa kita sudah blok orang-orang yang ada riwayat kontak langsung dan kontak erat sudah kita blok agar jangan sampai keluar dan sebagainya,” jelas Windu.

“Pak wakil sendiri yang turun langsung ke lapangan untuk mengantisipasi itu semua,” lanjut Windu.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sukamara Ahmadi mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab Covid-19 dari Laboratorium Mikrobiologi Klinik RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya pada Senin 21 September 2020 bahwa jumlah sampel swab yang diperiksa sebanyak 118 sampel dari 130 sampel.

BACA JUGA:   130 Warga Sukamara Telah Jalani Pemeriksaan Swab, Terkait Adanya Satu Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Dan 12 sampel masih menunggu hasil pemeriksaan, dari 118 sampel tersebut terdapat 15 sampel dinyatakan positif Covid-19,” kata Ahmadi.

Dengan tambahan tersebut jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukamara ada 18 kasus, yang terperinci, 2 kasus dinyatakan sembuh tiga bulan lalu, 2 kasus dalam perawatan di RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun, 3 kasus dengan Gejala Ringan dan 11 kasus orang tanpa gejala (OTG). (enn/beritasampit.co.id)