Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Seruyan Wacanakan Penambahan Ruang Isolasi

AHMAD/BERITA SAMPIT - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Seruyan Sugian Noor mengatakan, seiring dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 Bupati Seruyan mewacanakan untuk menjadikan Mess Pemda yang ada di Jalan A. Yani untuk dijadikan sebagai alternatif ruang isolasi.

KUALA PEMBUANG– Meningkatnya kasus baru Covid-19 di Kabupaten Seruyan dalam beberapa waktu belakangan dikhawatirkan membuat kapasitas ruang isolasi pasien Covid-19 penuh, untuk itu Pemkab Seruyan mewacanakan untuk melakukan penambahan ruang isolasi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Seruyan Sugian Noor mengatakan, seiring dengan hal tersebut Bupati Seruyan mewacanakan untuk menjadikan Mess Pemda yang ada di Jalan A. Yani Kuala Pembuang tepatnya di Bundaran II untuk dijadikan sebagai alternatif ruang isolasi.

BACA JUGA:   Putus Mata Rantai Covid-19, Polsek Seruyan Hilir Bagikan Masker

“Sudah ada wacana dari Pak Bupati mengenai hal itu, nanti akan kita atur teknisnya seperti apa, mungkin akan dibagi menjadi dua jadi ada zona hijau misalnya yang baru di rapid itu di sebelah kanan lalu sebelah kirinya untuk pasien yang positif,” katanya.

Ia mengatakan, hal ini dilakukan takutnya kedepan angka Covid-19 mengalami peningkatan atau melonjak kemudian tempat rumah sakit rujukan penuh yang akhirnya penampungan-penampungan dilakukan di rumah warga.

“Hal inilah yang sangat kita hindari, kemudian juga ada penambahan ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Pembuang, kemudian RSUD Hanau juga sudah kita hubungi untuk penyiapan ruangan sebagai antisipasi,” ujarnya.

BACA JUGA:   Update 14 September : Tercatat Kasus Covid-19 di Kalteng 3.022 orang,

Lanjutnya, dia menjelaskan, jika memang sangat diperlukan ada sebuah bangunan di simpang Pembuang Hulu tersebut yang juga akan disiapkan sebagai ruang isolasi.

“Itu jika memang diperlukan, akan disiapkan dan direhab untuk kedepan dijadikan sebagai penampungan sebagai langkah antisipasi,” pungkasnya. (ASY)