Komisi I DPRD Mura Harap Kekerasan Terhadap Anak Jangan Sampai Terjadi Lagi

IST/BERITA SAMPIT - Wakil Ketua Komisi I DPRD Mura, Tuti Marheni.

PURUK CAHU – Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Murung Raya (Mura) beberapa waktu lalu, menjadi perhatian serius oleh semua pihak untuk ditangani dengan baik.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Mura, Tuti Marheni mengatakan, bahwa jangan sampai kasus yang serupa terjadi lagi. Hal tersebut akan membawa dampak buruk bagi anak-anak jika ada orang tua mendidik anaknya dengan cara kekerasan.

“Kita tentunya sangat prihatin hal ini tidak terjadi. Apalagi salah satu tersangka merupakan orangtua kandung korban sendiri. Ini perlu menjadi perhatian serius kita bersama, agar kedepannya jangan terulang lagi,” kata politikus Nasdem ini, Senin 28 September 2020.

BACA JUGA:   Legislator PKB Minta Penyerapan Anggaran APBD Perubahan Dapat Memberikan Dampak Positif

Menurutnya, kasus ini harus menjadi pelajaran bagi semua orang, khususnya para orangtua agar tidak bertindak melebihi batas terhadap anak, meski dalam keadaan emosi.

“Apapun alasannya, tidak seharusnya anak menjadi pelampiasan kemarahan orang tua. Apalagi sampai terluka parah,” Jelasnya.

Tuti Marheni mengaku prihatin karena tersangka penganiaya anak tersebut merupakan orang yang seharusnya melindungi sang anak.

BACA JUGA:   Sekretaris Fraksi PPP Minta Angaran Pendidikan Dinaikan

Dia menjelaskan, anak merupakan titipan Ilahi yang seharusnya dijaga serta dipelihara, karena kelak setiap orangtua akan diminta pertanggungjawabannya.

“Orang tua tidak boleh menghadapi anak dengan kekerasan karena akan berdampak buruk terhadap perkembangan anak,” tandasnya. (Lulus/beritasampit.co.id).