PUPR Barsel Segera Bangun Jembatan Darurat di Jalan Barito Raya

Kadis PUPR Barsel Ita Minarni.

BUNTOK- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), akan segera membangun jembatan II darurat yang berlokasi di Jalan Barito Raya yang ambruk oleh angkutan umum jenis truk fuso akibat kelebihan notase beban.

Kadis PUPR Barsel Ita Minarni kepada beritasampit.co.id Kamis 01 Oktober 2020 mengatakan, pembutan jembatan darurat tersebut akan segera dilaksanakan setelah selesainya proses evakusi truk fuso tersebut.

“Jadi agar proses lalu linta tetap berjalan, kita akan segera membuat jembatan darurat sehingga arus lalu lintas kembali normal seperti biasanya,”katanya.

Menurut Ita Minarni, Jembatan barito raya yang ambruk tersebut sebenarnya tahun ini sudah masuk usulan dan gol di tahun 2020 melalui dana DAK Pusat akan tetapi dikarenakan terkendala pandemi Covid-19.

BACA JUGA:   Direktur PDAM Barsel Terima Masukan DPRD

Maka, untuk usulan perehaban jembatan tersebut kembali dipangkas oleh pihak Pusat namun dengan adanya kondisi saat ini kita tetap kembali usulkan di tahun 2021.

“Apabila memang, tidak masuk akan tetap kita usulkan di anggaran perubahan,” Ungkap Ita Minarni.

Dengan adanya kondisi saat ini lanjut Ita Minarni, karena mengharuskan arus lalu lintas tidak terputus di jalan Barito Raya dan melalui anggaran rutin DPUPR Barsel melakukan pembuatan jembatan darurat untuk sementara waktu.

BACA JUGA:   Direktur PDAM Barsel Terima Masukan DPRD

“Maka sementara, pembangunan kita masukkan di anggaran pemeliharaan rutin DPUPR Barsel sedangkan untuk permanennya kita akan anggarkan tetap untuk masuk di DPA,”terangnya.

Lebih lanjut ditambahkannya, sekaligus mengingatkan nanti untuk jembatan darurat yang akan dibangun mungkin kapasitas angkutan yang masuk ada beberapa kriteria yang tidak boleh melintas.

Hal tersebut juga, akan kita Koordinasikan dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) setempat nantinya.

“Sebab jembatan yang kita bangun, merupakan jembatan darurat peruntukan supaya arus lalu lintas tidak terputus namun tidak semua alat transportasi nantinya yang bisa melintas,”Tukas Ita Minarni.

(Ded/beritasampit.co.id)