Santri Darul Iman Dibekali Penguatan Wawasan Kebangsaan

SAMPIT – Penyuluhan tentang wawasan dilaksanakan Kodim 1015/Spt di Pondok Pesantren Darul Iman Desa Babaung Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109.

Kegiatan ini diikuti puluhan santri yang ada di pondok pesantren tersebut. Kegiatan ini disambut positif pengasuh dan pengajar di pondok pesantren itu.

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu sasaran nonfisik dalam TMMD. Kegiatan ini dinilai tidak kalah penting dengan kegiatan fisik yang juga dilaksanakan dalam TMMD tersebut.

“Penyuluhan wawasan kebangsaan ini penting bagi setiap warga negara agar semakin mencintai bangsa ini sehingga mempunyai daya tangkal yang kuat terhadap hal-hal yang dapat merongrong kedaulatan NKRI,” kata Akhmad Safari.

BACA JUGA:   Warga Merasa Nyaman Melaksanakan Ibadah di Musala Al - hidayah

Penyuluhan wawasan kebangsaan penting bagi santri, terlebih mereka masih muda sehingga perlu pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang kebangsaan. Pihaknya bersyukur karena kegiatan ini disambut positif seluruh warga yang ada di pondok pesantren tersebut.

Wawasan kebangsaan diharapkan dapat memperkuat rasa cinta kebangsaan. Dengan itu pula diharapkan para santri mempunyai daya tangkal yang kuat terhadap hal-hal negatif yang dapat merusak diri, keluarga, masyarakat dan negara.

Para santri dan generasi muda juga harus diberi pemahaman yang baik tentang bela negara agar mereka tidak mudah terhasut oleh pengaruh negatif seperti radikalisme, terorisme dan paham berbahaya lainnya. “Kita harus bersama-sama menjaga daerah dan negara ini. Kita jaga persatuan dan kesatuan. NKRI harga mati,” tegas Akhmad Safari.

BACA JUGA:   Satgas TMMD Reguler ke-109 Dapat Baju dan Sepatu Bot

TMMD Reguler ke-109 dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir dan Babirah Kecamatan Pulau Hanaut mulai 22 September hingga 21 Oktober mendatang.

Sebanyak 150 personel dilibatkan terdiri dari anggota TNI, Polri dan masyarakat yang melaksanakan kegiatan dengan cara gotong-royong.

Sasaran fisik TMMD kali ini adalah perbaikan tiga jembatan dan satu mushalla serta pembangunan pos terpadu. Selain itu ada sejumlah sasaran nonfisik yang ditetapkan untuk dicapai.(rls)