PAD Menurun, Dewan Minta Pemprov Kalteng Sesuaikan dan Maksimalkan Anggaran

WAWANCARA : M.SLH/BERITA SAMPIT - Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering saat diwawancara Awak Media.

PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) yang dituangkan dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ketua Komisi I Yohannes Freddy Ering menyampaikan, bahwa pelaksanaan konsultasi dengar pendapat atau rapat Badan Anggaran (Banggar), dengar pendapat dari komisi – komisi terkait rapat kerja atau mitra memang pembahasan secara umum merupakan hasil Banggar dalam rangka pendanaan 2021.

BACA JUGA:   DPRD Dorong Pemerintah Sosialisasikan Perda Dalkarla ke Masyarakat

“Kita komisi mencermati program kegiatan dari perangkat daerah,” pungkasnya kepada awak media di Ruang Komisi I Lantai 2 kantor DPRD Kalteng, jalan S. Parman Kota Palangka Raya, Selasa 6 Oktober 2020.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Itupun menambahkan, bahwa banyak hal yang disampaikan, serta rapat pada umumnya sesuai dengan opsi. Sekarang pihaknya memaklumi karena situasi perekonomian kondisi bangsa negara kemudian dikatakan krisis pendapatan.

BACA JUGA:   Soal UU Cipta Kerja, Ketua DPRD Kalteng Janji Sampaikan Aspirisasi ke DPR dan Presiden

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tentunya harus mengalami penurunan yang cukup signifikan nasional, juga begitu pendapatan asli daerah juga turun sehingga dinas persatuan perangkat daerah ini harus bisa menyesuaikan dan memaksimalkan anggaran yang ada,” ungkapnya. (M.Slh/beritasampit.co.id).