Rimba Raya Gandeng BRG Ajak Ustadz dan Ustadzah Peduli Gambut

AHMAD/BERITA SAMPIT - Rimba Raya Concervation gelar Lokalisasi Peduli Gambut di Mess Pemda Seruyan. Selasa 6 Oktober 2020.

KUALA PEMBUANG – Guna memberikan pemahaman agar lahan gambut dikelola dengan baik tanpa membakar, termasuk pendekatan spiritual untuk merubah perilaku komunitas agar lebih terlibat dalam menjaga pelestarian bumi sehingga kerusakan dapat diminimalisir.

Rimba Raya Conservation yang bekerjasama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) menggelar lokalatih sebagai upaya sosialisasi peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan para Da’i dalam upaya membangun masjid ramah lingkungan yang ada disekitar 14 desa dampingan Rimba Raya.

Kegiatan yang dirancang secara offline dan online tersebut menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Kyai Cholil Nafis dan Wasekjen Bidang Fatwa MUI Kyai Sholahuddin Al Aiyub. Selain itu, secara fisik menghadirkan Dr Fachrudin Mangunjaya.

BACA JUGA:   Kunjungan Kerja, Wabup Seruyan Sambangi SDN 2 Telaga Pulang
AHMAD/BERITA SAMPIT – Rimba Raya Concervation gelar Lokalisasi Peduli Gambut di Mess Pemda Seruyan. Selasa 6 Oktober 2020.

“Wilayah kerja Rimba Raya sebagian besar adalah gambut terdegradasi, sehingga pemberdayaan, pelibatan dan perubahan perilaku masyarakat merupakan strategi utama yang dikembangkan Rimba Raya untuk mendukung upaya restorasi dan konservasi di wilayah kerja kami. Tanpa pelibatan masyarakat, konservasi tidak mungkin mendatangkan hasil,” ujar Sylviana Adela direktur eksekutif Rimba Raya. Selasa 6 Oktober 2020.

Selain itu, pihaknya berharap agar peningkatan kesadaran lingkungan melalui nilai spiritual dapat dengan cepat diserap dan diimplementasikan oleh masyarakat sekitar hutan terutama di sekitar wilayah kerja Rimba Raya.

BACA JUGA:   Kunjungi Korban Banjir, Kapolsek dan Ketua Bhayangkari Hanau Serahkan Bantuan Beras

“Kegiatan kerjasama dengan BRG ini sangat bermanfaat bagi proyek Rimba Raya harapannya adalah mendukung perubahan perilaku dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Pentingnya menjaga kelestarian ekosistem gambut,” tambahnya.

Kegiatan diikuti oleh 28 peserta yang terdiri dari 26 Ustadz dan 2 Ustadzah dari 14 desa, 2 dukuh dan 2 Kecamatan dampingan Rimba Raya. (ASY)