Masuk Masa Paceklik Hasil Tangkap Nelayan Alami Penurunan

IST/BERITASAMPIT - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, H Ramli.

SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H Ramli merasa sangat prihatin dengan kondisi ekonomi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan di bagian wilayah Kecamatan Pulau Hanaut dan Kecamatan Teluk Sampit (ujung pandaran).

Menurut anggota Komisi III dari dapil III wilayah Selatan Kotim tersebut saat ini hasil tangkapan ikan warga saat ini tengah menurun drastis lantaran terjadi Paceklik (masa sulit) antara barat dan timur sehingg berpengaruh terhadap hasil tangkap ikan para nelayan tradisional.

BACA JUGA:   Pertandingan Voli Masih Berlangsung, Dukungan Tim Makin Seru

“Hasil tangkapan ikan di laut dari curhatan masyarakat disana, terutama nelayan di Pulau Hanaut dan Teluk Sampit (ujung pandaran) lantaran sedang mengalami masa paceklik. Seharusnya pemerintah daerah memberikan perhatian kepada mereka,” kata H. Ramli, Rabu 7 Oktober 2020.

Kendati demikian, lanjut legislator partai Nasdem ini. Masyarakat disana yang lebih banyak berprofesi sebagai
nelayan tidak menyerah. Mereka terus melaut dan berusaha membawa pulang hasil tangkapan ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA:   Percepatan Membangun Desa Akan Memberikan Kesejahteraan Ekonomi

“Para nelayan disana saat ini hanya bertahan seadanya, sembari menunggu cuaca kembali nomal di masa paceklik segera berakhir,” demikian H Ramli.

(im/beritasampit.co.id).