Polisi Gagalkan Peredaran Kayu Ilegal Loging

Hardi/BERITA SAMPIT - Petugas Saat Menunjukan Barang Bukti

PALANGKA RAYA – Ditreskrimsus Polda Kalteng menggelar press rilis ilegal loging, dalam rilis tersebut Kasubid 4 Tipiter Ditreskrimsus Polda Kalteng AKBP Sajarod menjelaskan lokasi penangkapan berada di Kabupaten Kapuas, untuk TKP pertama berada di Desa Barunang dan untuk TKP kedua berada di desa Buhut, Rabu 7 Oktober 2020.

Dalam hal ini Polda Kalteng berhasil menyita sekitar 32 kubik kayu meranti, dari total 4 truk, dan untuk para tersangka merupakan supir turk. Untuk pelanggaran mereka tidak memiliki dokumen pada saat membawa kayu tersebut.

BACA JUGA:   Median Jalan Di Kawasan Km 2,5 Tijlik Riwut Sudah Sesuai

“Menurut informasi yang kami terima kayu tersebut nantinya akan dibawa ke Kalimantan Selatan. Untuk saat ini masih kami kembangkan, terkait barang tersebut berasal dari siapa, dan yang membelinya siapa,” kata Kasubid 4 Tipiter Ditreskrimsus Polda Kalteng AKBP Sajarod.

Berdasarkan informasi dari masyarakat dimana lokasi tersebut menjadi perlintasan kayu-kayu ilegal yang tidak di lengkapi dengan dokumen. Untuk inisial pelaku bernama GB, AS, SA dan JM.

BACA JUGA:   Pemprov Kalteng Bahas Infrastruktur Pendukung Food Estate

Untuk ancaman hukuman penjara paling sedikit 1 tahun, paling lama 5 tahun dan denda paling sedikit 500 Juta Rupiah sampai 2,5 miliar Rupiah. Pasal yang dilanggar yaitu pasal 83 ayat 1 huruf b atau pasal 88 ayat 1 huruf a untuk UU nomor 18 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

(Hardi/Beritasampit.co.id)