Dewan Dorong Pemuda Rintis Wirausaha

IST/BERITA SAMPIT- Anggota Komisi II DPRD Mura, Akhirudin

PURUK CAHU – Anggota Komisi II DPRD Mura, Akhirudin, mendorong kalangan pemuda di Murung Raya (Mura) untuk merintis karir sebagai wirausaha, sehingga tidak berpikir lagi untuk menjadi seorang aparatur sipil negara (ASN).

“Saya justru menyarankan kaum muda merintis karier sebagai wirausahawan atau enterpreneur yang mandiri, supaya tidak bergantung sebagai pegawai negeri sipil. Supaya bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri sehingga bisa menjadi filot projects untuk kaum muda lainnya,” Kata Akhirudin, Kamis 8 Oktober 2020.

Dikatakannya, Di tengah kondisi seperti saat ini yang telah dihadapkan oleh seluruh masyarakat terutama para pemuda, agar pemuda tidak hanya berorientasi untuk menjadi ASN saja. Pasalnya dari tingkat kebutuhan ASN sangat sedikit dibanding mereka yang menanti ikut tes ASN setiap tahunnya.

BACA JUGA:   DPRD Minta Pemerintah Fokus Sektor Pertanian

“Dengan pola pikir demikian tidak sedikit akhirnya sarjana yang lulus, memilih untuk tidak bekerja alias menganggur. Padahal bisa berkarir dibidang lain selain jadi ASN,” ungkapnya.

Menurutnya, 10 sampai dengan 20 tahun silam, 70% mahasiswa akan terus bercita-cita menjadi ASN. Pasalnya, data mengatakan bahwa tiap tahun di Indonesia terdapat lulusan sarjana kira-kira hampir 1 orang di 4.500 universitas dan perguruan tinggi di Indonesia.

“Sama halnya di Mura sendiri banyak sarjana, tetapi ternyata mereka banyak juga memilih untuk tidak bekerja, alasannya hanya menunggu penerimaan ASN, nah ini pola pikir lama, mestinya harus tetap berkarier di bidang lain sesuai dengan basic yang dimiliki,” imbuhnya.

BACA JUGA:   DPRD Mura Terima Kunjungan Kerja DPRD Hulu Sungai Utara

Ia menilai harapan untuk bekerja di pemerintahan dengan kondisi sekarang ini sangat kecil. Hal ini terjadi karena pemerintah mengurangi porsi tenaga administrasi yang digantikan oleh komputer.

Pola demikian terus berinovasi hingga akhirnya nanti segala pekerjaan administrasi manusia digantikan sepenuhnya oleh mesin.

“Maka dari itu, mulai dibangku sekolah hendaknya generasi muda tidak baku dalam satu pemikiran untuk menjadi PNS saja. Tapi bagaimana mereka bisa menjadi pengusaha dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya,”Tutupnya.

(Lulus/beritasampit.co.id)