Bawaslu Barito Timur Minta Tim Paslon Kepala Daerah Kalteng Segera Tertibkan APK

IST/BERITA SAMPIT - Kegiatan sosialisasi penertiban APK yang dipimpin Ketua Bawaslu Kabupaten Barito Timur, Feryanto.

TAMIANG LAYANG – Bawaslu Barito Timur meminta dua pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk segera menertibkan alat peraga kampanye (APK) berupa baliho, spanduk maupun umbul-umbul, atau semua benda peraga yang memuat visi misi, simbol, tanda gambar yang dipasang untuk keperluan kampanye yang bertujuan untuk memenangkan dan mengajak orang lain untuk memilih Paslon tertentu.

Aturan ini sesuai surat Bawaslu Provinsi Kalteng nomor : 066/K.Banwaslu.KT/PM.00.01/IX/2020, serta maksud dan tujuan pada poin 3 berdasarkan pasal 1 no 22 peraturan Komisi Pemilihan Umum RI nomor 11 tahun 2020 tentang kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur.

BACA JUGA:   Optimis Rangkul Pemuda, Srikandi Milenial Ben-Ujang Terus Bergerak

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Barito Timur, Feryanto dalam kegiatan sosialisasi, yang dihadiri para Tim dua pasangan calon, Pemda, Satpol PP, Kepolisian, TNI, Dinas Pilkada, Dinas Kesehatan, Kesbangpols dan Dinas Perizinan, Jumat 9 Oktober 2020.

“Untuk wilayah Bartim kita memang melakukan monitoring dan ada beberapa APK berupa baleho, spanduk dan umbul-umbul dari paslon yang tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan,” ujar Feryanto, di kantor Bawaslu Bartim jalan A Yani Tamiang layang.

BACA JUGA:   Pilkada Kalteng, HMI Tegaskan Tidak Terlibat Politik Praktis

Kepada kedua Tim Paslon, Bawaslu memberikan waktu 3 X 24 jam untuk menertibkan alat peraga kampanyenya masing-masing.

“Jika sampai pada waktu diberikan kesempatan tidak dijalankan, maka kami pihak Bawaslu, Pemda dan Satpol PP akan tegas tertibkan APK baleho, spanduk dan umbul-umbul tersebut,” tegasnya

Ia berharap agar kedua Tim Paslon dapat memahami dan menjalankan peraturan. Warga masyarakat Bartim juga diminta untuk aktif menginformasikan kepada Bawaslu agar pelaksanaan ini bisa berjalan sesuai peraturan dengan baik dan benar. (Udek/beritasampit.co.id).