Dewan Mura Terima Laporan Guru Sering Tidak Berada Ditempat

IST/BERITA SAMPIT- Wakil Ketua Komisi I DPRD Mura, Tuti Marheni

PURUK CAHU- Wakil Ketua Komisi I DPRD Murung Raya (Mura) Tuti Marheni meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat melakukan evaluasi terhadap keberadaan guru di daerah.

Sebab, Politisi Partai Nasdem ini sering mendapatkan beberapa aspirasi dari sejumlah masyarakat yang tersebar di beberapa pelosok desa dan juga Kecamatan.

“Memang harus dilakukan evaluasi secara berjenjang untuk melakukan pengawasan secara rutin kepada para guru dan tenaga pendidik sehingga tidak berdampak pada kurangnya pelajaran yang diberikan,” Ungkap Tuti, Jumat 9 Oktober 2020.

BACA JUGA:   Empat Kecamatan di Murung Raya Zona Merah Covid-19

Dirinya juga banyak mendapatkan aspirasi dibidang pendidikan yang disampaikan oleh sejumlah masyarakat di daerah pelosok yang mengeluhkan keberadaan guru SD maupun SMP yang terkadang jarang ditempat.

“Bahkan ada yang sampai beberapa minggu dan berbulan-bulan tidak mengajar. Terlebih lagi selama pandemi ini banyak dari guru yang tidak menerapkan sistem luar jaringan (Luring) kepada anak didik,” Bebernya.

Pihaknya tak ingin menyalahkan gurunya atau siapapun. Namun, Ia berharap Dinas Pendidikan Mura bisa lebih memperhatikan persoalan ini dan mencari solusi terbaik.

BACA JUGA:   Didukung Polsek Laung Tuhup, PWI Mura Bagikan Masker di Pasar Muara Laung

“Apa sebenarnya yang membuat guru itu tidak maksimal dalam melaksanakan tugasnya. Perlu juga dilakukan pendekatan agar ada solusi terbaik,” Imbuhnya lagi.

Menurutnya bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi anak-anak. Dirinya berharap anak-anak yang berada di wilayah terpencil juga bisa menikmati pendidikan sebagaimana mestinya.

(Lulus/beritasampit.co.id)