Ditolak Warga Melintasi jalan Desa, Ini Tanggapan PT ABC

IST/BERITA SAMPIT - Saat penyetopan angkutan batubara PT ABC oleh warga desa Bentot dipimpin Malakias Martono.

TAMIYANG LAYANG – Aksi penolakan terjadi oleh warga terjadi terhadap PT Aljabari Buana Citra (ABC) melintasi jalan desa. Penolakan ini lantaran warga merasa PT ABC tidak mengindahkan hasil musyawarah yang telah disepakati.

Sebelumnya ada rapat sosialisasi yang dilakukan antar Badan usaha milik desa (Bumdes) Mutiara desa Bentot Kecamatan Patengkep Tutui Kabupaten Barito Timur provinsi Kalteng dengan PTABC pada hari Selasa 6 oktober 2020 di kantor desa Bentot.

Dalam mediasi tersebut, turut dihadiri pula oleh camat Patangkep Tutui, aparat desa, Babhinkamtibmas, Babinsa, ketua Bumdes Mutiara Bentot dan warga.

“Poinnya kami warga desa Bentot tidak setuju dan tidak memperbolehkan lagi angkutan batu bara melintasi jalan desa Bentot”, ucap perwakilan warga desa Bentot Malakias Martono.

BACA JUGA:   75.219 DPT Disahkan, Ketua Pelaksana Harian KPU Bartim Imbau Warga Gunakan Hak Pilih

Tokoh pemuda desa Bentot ini menjelaskan terkait penggunaan jalan angkutan batu bara jangan melewati perkampungan, itu sudah kesepakatan. Hal ini lantaran resiko rusaknya jalan, selain itu juga kebisingan serta resiko kecelakaan.

“Kerjasama kemitraan itu tidak sepadan dan kami akan meminta dukungan dan membuat surat kepada Gubernur serta tembusan dinas terkait”, tegasnya.

Di tempat yang sama Ketua Bumdes Mutiara Bonorius membenarkan penolakan tersebut. “Memang warga desa Bentot tidak setuju, ya kita juga tidak bisa lanjutkan kemitraan dengan PT ABC,” ujar Bonorius.

Terpisah, Pimpinan perusahaan PT ABC, H.Fe,i mengatakan terkait masalah penyetopan, pihaknya belum ke lokasi. Meski begitu pihaknya menegaskan sudah mengantongi izin pengangkutan dan penjualan yang dilkeluarkan menteri.

BACA JUGA:   Adi Garru Optimis Menangkan Ben - Ujang di Bartim

“Kalau ijin melintas dari desa, ya cuma perjanjian kesepakatan saja dari Bumdes mutiara di desa Bentot, meski begitu kami akan berusaha lewat jalan desa Bintang Ara, ya masih wilayah kecamatan Patangkep Tutui dan jalan akan kita kondisikan, kita tidak menyalahkan masyarakat karena ada yang memperbolehkan dan juga ada yang tidak memperbolehkan, saya pribadi tidak mempermasalahkan soal warga, namun kita cari alternatif lainlah agar tidak melintas desa Bentot”,” pungkasnya.

(udek/Beritasampit.co.id)