Menjelang Pilkada, Bupati Kobar Minta Pers Perangi Hoaks

Man/BERITA SAMPIT : Bupati Kobar Hj.Nurhidayah saat menyampaikan sambutannya pada acara Konferensi VIII PWI Kobar.

PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah mengatakan disaat pandemic Covid 19, Pemerintah Daerah sering jadi sasaran pemberitaan. Bahkan terkadang, pemberitaannya dipelintir jadi kurang seimbang.

“Hal ini di Kabupaten Kotawaringin Barat, jangan sampai terjadi karena kalau ada berita-berita yang ditayangkan di media social, yang sifatnya berbau hoaks dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, justru akan meresahkan masyarakat,” kata Bupati, saat memberi sambutan pada acara Konferensi ke VIII PWI Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin 12 Oktober 2020, di Quizas Pangkalan Bun.

BACA JUGA:   Optimis Menang, Ahmad Rifa'i Pasang Target 75 Persen Suara di Pulang Pisau

Lanjut Bupati, Menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 9 Desember mendatang. Peran media mengambil posisi strategis dalam menciptakan pemilu yang aman dan damai.

“Saya sangat berharap para wartawan ikut membantu, dengan pemberitaan yang positif, yang menyejukan sehingga pelaksanaan Pilkada Gubernur di Kalteng sukses karena tertib, aman dan kondusif,”ujar Bupati.

Seraya menegaskan, hindari pemberitaan pilkada Gubernur Kalteng yang menjurus akan memecah belah kelompok masyarakat.

BACA JUGA:   Ben-Ujang Akan Atasi Pengangguran Kalteng Melalui Program Food Estate

Ketua PWI Kalteng Haris dalam sambutannya antara lain mengatakan, kepada para wartawan agar terus meningkatkan kerjasama/kemitraan dengan Pemkab Kobar. Ia juga mengucapkan terimakasih, kepada Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan Unsur Forkofinda yang telah mendukung acara Koferensi VIII PWI Kabupaten Kobar.

(man/beritasampit.co.id).