Aksi Damai di Palangka Raya, Ratusan Personil Dikerahkan

IST/BERITA SAMPIT - Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri

PALANGKA RAYA – Polresta Palangka Raya turun untuk melakukan pendampingan terhadap massa yang akan melakukan aksi damai penyuaraan aspirasi menolak disahkanya Undang-Undang Cipta Kerja.

Masa berjumlah sekitar 220 orang yang tergabung dari berbagai organisasi, yakni BEM UPR, STIMIK, IAHN, UNKRIP, HMI, IMM, GMNI, GMKI, PMKRI, KAMMI, SERUNI, GPM, IPMK dan WALHI Kota Palangka Raya, Kamis 15 Oktober 2020.

“Sebanyak raturan personelnya dikerahkan untuk mengawal berlangsungnya aksi tersebut yang bertempat di Kantor DPRD Provinsi Kalteng Jl. S. Parman, Kota Palangka Raya,” kata Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri.

BACA JUGA:   Para Wartawan Diberi Rompi Khusus Untuk Liputan Unjuk Rasa

Jaladri mengatakan pihaknya hadir sebagai pengamanan, yang bertujuan untuk mendampingi aksi ini agar dapat berjalan dengan aman, tertib dan damai, serta mencegah terjadinya hal-hal yang melanggar hukum.

Berlangsung sekitar 4 (empat) jam, aksi damai tersebut pun berakhir setelah dilakukannya audiensi oleh Ketua DPRD Kalteng, Ketua I DPRD Kalteng, Kapolda Kalteng, Danrem 102/PP, Kabinda Kalteng dan Kepala Kesbang Pol Provinsi Kalteng bersama perwakilan peserta aksi.

BACA JUGA:   Launching Penyaluran Bantuan Sosial Beras, Habib Ismail Harap Tepat Sasaran

“Aksi berlangsung dengan aman, tertib dan damai, untuk para peserta pun telah membubarkan diri serta kembali ke titik kumpul di depan Kantor Transmigrasi Kalteng Jalan Yos Sudarso, yang dikawal oleh personel Satlantas,” pungkas Jaladri selepas berakhirnya aksi damai tersebut, sekitar pukul 14.05 WIB.

(Hardi/Beritasampit.co.id)