Kopi Panas yang Hangatkan Suasana TMMD ke-109

SAMPIT – Siang itu udara panas terasa sangat menyengat di kulit. Peluh mengalir deras di kepala dan tubuh belasan pria berambut cepak yang sejak pagi sudah sibuk menyelesaikan rehab jembatan di Desa Bapinang Hilir, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Belasan pria berbadan tegap dan berambut cepak tersebut merupakan anggota TNI dari Kodim 1015 Sampit yang sedang mengerjakan rehab jembatan Handil Gayam di Desa Bapinang Hilir Kecamatan Pulau Hanaut.

Jembatan tersebut merupakan satu dari tiga jembatan yang merupakan sasaran fisik kegiatan TMMD Reguler ke-109. Cuaca di Kecamatan Pulau Hanaut memang sering tidak bersahabat. Mungkin karena lokasinya yang dekat dengan pantai. Kecamatan ini berbatasan dengan Laut Jawa.

BACA JUGA:   Danrem Silaturahmi Dengan Perangkat Desa

Sehingga udaranya terasa lebih panas. Namun jika hujan turun, angin di daerah ini bertiup sangat kencang. Melakukan rehab jembatan, apalagi di daerah terisolir seperti di Kecamatan Pulau Hanaut tidak mudah.

Banyak tantangan dan hambatan, apalagi waktunya hanya satu bulan dan jembatan yang direhab bukan hanya satu, tetapi tiga jembatan. Berat dan sulit, itulah tantangan anggota Satgas TMMD Reguler ke-109.

BACA JUGA:   Ketua Persit KCK XLI Kodim 1015 Sampit Beri Semangat Satgas TMMD

Masyarakat Kecamatan Pulau Hanaut tahu betul bahwa tugas Satgas TMMD tidak mudah. Sebab itulah mereka juga dengan seluruh kemampuan, memberikan dukungan agar anggota Satgas TMMD bisa menyelesaikan tugas mereka dengan baik dan sukses.

Ada yang membantu dengan menyumbangkan tenaga, dengan ikut bergabung bahu membahu menyelesaikan rehab jembatan. Namun bagi warga yang tidak bisa menyumbangkan tenaga, mereka memilih membantu dengan cara lain, seperti membuatkan kopi panas bagi anggota Satgas TMMD. (rls)