Masyarakat Tak Khawatir Lagi Lewati Jembatan Handil Gayam

SAMPIT – Salah satu jembatan yang menjadi sasaran fisik kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur adalah jembatan Handil Gayam.

Sebelum dilakukan rehab oleh Satgas TMMD, kondisi jembatan yang membentang di atas sungai Handil Gayam di Desa Bapinang Hilir tersebut sangat memprihatinkan. Struktur bangunan yang terbuat dari kayu ulin sudah mulai lapuk. Apalagi tidak ada pagar atau pembatas jembatan.

Sehingga saat melintas di atasnya warga sangat berhati-hati dan memacu kendaraannya secara perlahan. Jika kurang waspada bisa jatuh ke sungai yang ada di bawahnya.

BACA JUGA:   Katim LKJ Kodam XII Tanjung Pura Tinjau Lokasi TMMD di Desa Sibung

Namun setelah rehab jembatan selesai warga sangat senang. Selain konstruksi bangunan yang lebih kokoh, disisi jembatan juga terpasang pagar pengaman.

“Sekarang rasanya lebih senang dan merasa aman saat jembatan sudah selesai dibangun,” ujar Kepala Desa Bapinang Hilir, Bahriansyah, Jumat 16 Oktober 2020.

Dalam kegiatan TMMD yang dilaksanakan dari tanggal 22 September hingga tanggal 21 Oktober 2020 tersebut, program sasaran fisik yang dilaksanakan, antara lain rehab jembatan Handil Gayam ukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter di  RT 11/RW 4 Desa Bapinang Hilir.

BACA JUGA:   Satgas TMMD Sambangi Pasar Tradisional

Kemudian jabatan Handil Samsu panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di  RT 12/RW 4 Desa Bapinang Hilir. Selanjutnya jembatan Sei Babirah panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 07/RW 03 Desa Babirah.

Selain itu, sasaran tambahan, yaitu rehab Musala Al Hidayah panjang 6,50 meter dan lebar 6,50 meter serta pembangunan pos terpadu. (Rls/beritasampit.co.id).