“You Think You Can” Dalam Penataan Lingkungan Sekolah

Penulis : Hj. Raudah, S.Pd.SD, Kepala SDN 2 Pegatan Hilir

Masalah:
Hj. Raudah, S.Pd.SD adalah Kepala SDN 2 Pegatan Hilir yang memulai tugasnya pada tahun 2016. SDN 2 Pegatan Hilir adalah salah satu sekolah yang berada di Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan Propinsi Kalimantan Tengah. Sejak bertugas, ia mendapati lingkungan sekolahnya dalam keadaan yang cukup memprihatinkan. Sebagai pimpinan dalam sebuah lembaga formal, tentu memiliki tugas dan tanggung jawab komplit yang perlu penyelesaian masalah dengan segenap pemikiran dan fokus dalam melakukan pembenahan. Ia mulai memusatkan perhatiannya untuk melakukan pembenahan lingkungan sekolah tempatnya bertugas.

Saat itu, di SDN 2 Pegatan Hilir apabila sudah masuk musim penghujan, airnya sering menggenangi halaman sekolah. Genangan air hujan sampai membentuk seperti kolam karena postur tanahnya yang lebih rendah dari permukaan jalan. Selain itu, masalah lainnya adalah kondisi sekolah yang tertinggal; sarana fisik sekolah kurang memadai, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pendidik yang masih rendah sehingga banyak orang tua/wali siswa lebih memilih menyekolahkan anak-anaknya di sekolah lain daripada di SDN 2 Pegatan Hilir.

Strategi dan Langkah Mengatasi Masalah:
Melihat persoalan kondisi sekolah yang komplek tersebut. Membuat Kepala SDN 2 Pegatan Hilir ini mengambil langkah strategi dalam mengatasi hal tersebut, yaitu dengan cara menyelaraskan persepsi dan pola pikir tentang kepedulian terhadap sekolah dengan melibatkan semua pihak seperti kepala sekolah, dewan guru, staf, karyawan, siswa dan wali siswa dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, untuk menumbuhkan motivasi tersebut dibuatlah satu kalimat singkat yang mengandung nilai dalam peningkatan motivasi bersama yaitu You Think You Can. Kalimat singkat ini adalah sebuah istilah yang dibuat sendiri oleh Kepala SDN 2 Pegatan Hilir untuk mempermudah mengingatnya. You Think You Can berarti “Anda Pikir Bisa”. Sebuah rangkaian kalimat singkat untuk memberikan stimulus dan motivasi yang harus ditanamkan dalam diri seseorang. Inilah strategi awal yang ditumbuhkan sebagai budaya sekolah dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah, peningkatan kompetensi guru, ketersediaan sarana prasarana yang berujung pada peningkatan motivasi belajar dan prestasi belajar peserta didik.

BACA JUGA:   Bupati Kotim Wacanakan Buka Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP

Hasil:
Adanya kesamaan persepsi dalam menumbuhkan dan menanamkan nilai positif melalui kalimat You Think You Can atau Anda Pikir Bisa. Segala program dan kegiatan sekolah khususnya dalam penataan lingkungan sekolah berjalan dengan sangat baik. Setiap guru, siswa dan orang tua/wali siswa mampu menjaga dan memelihara lingkungan yang layak dan menyenangkan serta tidak lagi memiliki keraguan dalam mengambil keputusan baik. Berbagai prestasi yang pernah diraih sekolah diantaranya sudah mampu bersaing dalam setiap lomba dalam partisipasi peringatan hari kemerdekaan RI di tingkat kecamatan Katingan Kuala.

Faktor Pendukung:
Selain dukungan pihak sekolah, kepedulian terhadap penataan lingkungan sekolah juga datang dari orang tua/wali siswa di SDN 2 Pegatan Hilir. Meskipun 90% orang tua/wali siswa yang bersekolah di SDN 2 Pegatan Hilir hanya bekerja sebagai nelayan. Namun, dukungan terhadap program kegiatan sekolah tinggi untuk menata lingkungan menjadi lebih bersih, asri dan tertata dengan cara gotong royong. Melalui pengurus komite sekolah, pihaknya juga mendukung dan menyetujui agar dilakukan pembenahan lingkungan sekolah sebagai program prioritas.

Faktor pendukung lainnya, mendapat dukungan anggaran dana dari pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan. Seiring berjalan beberapa bulan menjabat sebagai kepala SDN 2 Pegatan Hilir, Sekolah ini mendapat bangunan 2 (dua) ruang kelas baru. Alhamdulillah dengan bangunan baru yang didapatkan tersebut nampak terlihat penataan lingkungan sekolah menjadi lebih baik lagi. Dukungan lainnya adalah melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang cukup, karena SDN 2 Pegatan Hilir memiliki siswa berjumlah 129 orang.

BACA JUGA:   Candra Wardana Nahkodai KMHDI Kalteng Periode 2020-2022

Saat ini halaman sekolah sudah tidak lagi tergenang air dan taman-taman bunga di depan kelas bisa di tata dengan baik. Dengan adanya lingkungan yang asri itu sangat mempengaruhi terhadap kehadiran anak didik yang dulunya saat disampaikan pada laporan bulanan bisa mencapai 11% dari siswa yang tidak hadir. Namun sekarang berkurang menjadi hanya 3% karena dengan lingkungan yang bersih dan indah membuat anak didik betah belajar di lingkungan sekolah.

Faktor Penghambat:
Tidak dapat dipungkiri dalam menjalankan program kegiatan sekolah terdapat beberapa faktor penghambat khususnya dalam penataan lingkungan sekolah seperti masih terbatasnya anggaran sekolah dalam melakukan kreasi dan inovasi pembenahan lingkungan. Selain itu, minimnya fasilitas sarana prasarana pendukung dalam peningkatan mutu sekolah seperti belum adanya perpustakaan khusus yang saat ini hanya memanfaatkan ruang kosong serta kurangnya media pembelajaran yang memadai.

Kesimpulan:
Berdasarkan hasil pembahasan diatas, dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Pentingnya menumbuhkan dan menanamkan nilai-nilai positif kesamaan persepsi semua pihak dalam menjalankan program kegiatan sekolah melalui kalimat You Think You Can atau Anda Pikir Bisa.
2. Pentingaya dukungan semua pihak terkait anggaran yang memadai khususnya dari dinas pendidikan untuk mendukung segala program kegiatan sekolah khususnya dalam penataan lingkungan sekolah.