Brimob Kalteng Latihan Parsial di Kantor KPU

IST/BERITA SAMPIT - Personel Brimob Polda Kalteng saat melakukan sesi latihan.

PALANGKA RAYA – Usai laksanakan apel siaga di kantor KPU Provinsi Kalteng, personel Wanteror Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalteng yang terlibat dalam Satgas Operasi Mantab Praja (OMP) Telabang 2020 laksanakan latihan parsial penyelamatan VVIP di kantor KPU Provinsi Kalteng, Jalan Jend. S. Parman Kota Palangka Raya, Senin 19 Oktober 2020.

VVIP sendiri ialah Very Very Important Person yaitu seseorang yang menerima hak istimewa terpenting, merekalah yang paling pantas didahulukan ketimbang seorang naratama ataupun lainnya. Oleh karena itu latihan parsial ini dilaksanakan untuk memberikan penyelamatan ataupun evakuasi kepada VVIP dalam hal ini para Cagub/Cawagub dari dua paslon apabila terjadi penyerangan yang mengarah kepada VVIP ataupun kejadian yang tidak diinginkan.

“Saat ini pilkada tahun 2020 telah memasuki tahapan kampanye, dimana para paslon melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan khalayak ramai, seperti melakukan blusukan ke pasar dan melakukan pertemuan bersama para tim sukses dan masyarakat yang merupakan pendukung dari masing-masing paslon tersebut. Selain melakukan pencegahan adanya tindakan kejahatan, keselamatan para VVIP juga merupakan tanggung jawab kita sebagai anggota polri,” kata Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Bambang Widjanarko Baiin.

BACA JUGA:   Cegah Covid-19, Personil Satpolairud Polres Seruyan Ajak Warga Taati Protokol Kesehatan

Kombes Pol Bambang Widjanarko Baiin beserta pihaknya berharap semoga Pilkada tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif sampai tahapan berakhir.

Di tempat yang sama personel Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalteng yang terlibat dalam Satgas Operasi Mantab Praja (OMP) Telabang 2020 laksanakan latihan parsial penanganan benda mencurigakan di kantor KPU Provinsi Kalteng.

BACA JUGA:   Ingat! Tahun 2015 Partisipasi Pemilih Kotim Terendah di Kalteng

Latihan parsial ini dilaksanakan selain bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, juga melatih personel dalam melaksanakan tugas di lapangan sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang ada dan tentunya juga tetap mengutamakan keselamatan.

Kombes Pol Bambang Widjanarko Baiin, mengungkapkan, bahwa latihan penanganan benda yang dicurigai berupa bom ini dilaksanakan untuk mengantisipasi pergerakan terorisme diwilayah Kalimantan Tengah, terutama pada saat tahapan pilkada tahun 2020 seperti saat ini.

“Meskipun sampai saat ini situasi dan kondisi di wilayah Kalimantan Tengah terutama Kota Palangka Raya masih tergolong aman dan kondusif, namun kita sebagai anggota polri tidak boleh underestimate, sebab suksesnya tahapan pilkada ini juga merupakan tanggung jawab polri dalam hal ini polda kalteng,” ungkapnya. (Hardi/beritasampit.co.id).