Median Jalan Di Kawasan Km 2,5 Tijlik Riwut Sudah Sesuai

PENGERJAAN : AUL/BERITASAMPIT - Para pekerja saat mengerjakan Median Jalan

PALANGKA RAYA – Adanya keluhan dari masyarakat terkait proyek yang sedang dikerjakan di Jalan Tjilik Riwut KM 2,5 tepatnya simpang jalan Garuda Palangka Raya, ternyata dianggap sesuai dengan isi kontrak.

Padahal pekerjaan yang di kelola oleh Kementrian PUPR membuat para pengguna jalan merasa sangat terbantu dengan ada pelebaran bahu jalan, namun dengan dibangunnya taman pembatas jalan yang begitu banyak memakan badan jalan.

”Bukankah jalan ini merupakan salah satu jalan lintas menuju luar kota yang tingkat kepadatannya lumayan banyak, kasian juga orang yang baru melintas dan tidak memahami karenah jalan tiba-tiba menyempit, sehingga rawan terjadi kecelakaan,“ujar Giono salah satu pengendara yang setiap hari melintas.

BACA JUGA:   Kapolda Kalteng Terus Berupaya Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Terkait dengan adanya keluhan-keluhan tersebut pihak pelaksana dalam hal ini Direktur PT Kahayan Sempurna Srikandi, H Parianto mengatakan bahwa mereka sudah melaksanakan sesuai dengan isi kontrak dan tidak akan berani merubahnya.

“Kami sebagai pelaksana pekerjaan hanya melaksanakan sesuai isi didalam kontrak kerja, kalo masyarakat banyak yang merasa aneh juga terganggu mungkin bisa langsung menanyakan pada pihak perencanaan yakni Balai jalan,” ucapnya Kamis 22 Oktober 2020.

Ia juga menambahkan bahwa nantinya dimedian jalan tersebut diberikan lampu jalan yang berjumlah sekitar 21 titik. Jadi untuk penerangan jalan akan kelihatan jelas.

BACA JUGA:   Dump Truk Angkut Pasir Oleng Hantam Minibus

“Ada juga kok untuk penerangan jalannya, bahkan kita sedang mengerjakan aspal sepanjang sekitar 1 kilometer sedangkan drainasenya sampai pengaringan Jalan Lele,” tegasnya.

Disisi lain juga untuk rambu peringatan untuk pengendara baik roda dua ataupun roda empat sudah dipenuhi. “Untuk rambu-rambu kita pasang banyak,” tuturnya.

Sementara itu pihak balai yang diwakili koordinator Lapangan, Tarung menjelaskan median yang di bangun memang sudah sesuai dengan kontrak dan pembangunan median tersebut tidak mengurangi luas jalan yang awal.

“Bahkan jalan sebelumnya kurang dari delapan meter dan sekarang sudah delapan meter. Dan kami sudah sesuai kontrak kok,” pungkasnya

(Aul/beritasampit.co.id)