Plt Gubernur Kalteng: Kita Banyak Ketergantungan Dengan Daerah Bima

PENINJAUAN : SUBHAN/BERITA SAMPIT - Pelaksana Tugas Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail bin Yahya saat melihat langsung fariatas jagung yang dikelola petani Bima, Senin 26 Oktober 2020.

BIMA – Dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) di daerah Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Ismail bin Yahya diterima langsung Pjs Bupati Bima, Muhammad Husni beserta satuan organisasi perangkat daerah setempat, Senin 26 Oktober 2020 di Kantor Bupati Bima.

SAMBUTAN : SUBHAN/BERITA SAMPIT – Pelaksana Tugas Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Ismail bin Yahya saat menyampaikan sambutan dalam acara paparan potensi pertanian dan peternakan Kabupaten Bima, Senin 26 Oktober 2020 di Kantor Bupati Bima.

Dalam agenda silaturahmi ini di ruang Rapat Bupati Bima, Habib Ismail didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Sunarti, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Aster Bonawati, serta Plt Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalteng, Said Salim, mendengarkan paparan potensi pertanian dan peternakan di Kabupaten Bima yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bima.

Habib Ismail menyampaikan, bahwa ada sesuatu yang belum ada di Kalteng, namun sudah ada di daerah Kabupaten Bima, salah satunya pertanian dan peternakan. Apalagi saat ini Presiden Joko Widodo telah menunjuk daerah Kalteng sebagai kawasan program Food Estate yaitu di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Kuala Kapuas.

BACA JUGA:   Peringati Hari Pahlawan, Pengendara di Kuala Pembuang Diminta Hening Cipta 60 Detik

Program ini upaya terobosan pemerintah dalam menyediakan tambahan stok pangan nasional dan mengantisipasi dampak pandemi Covid-19. Untuk pengembangan lumbung pangan akan dilakukan secara terintegrasi mencakup berbagai komoditas, seperti tanaman pangan, perkebunan, hortikultura dan peternakan.

Lebih lanjut Habib Ismail mengungkap bahwa Provinsi Kalteng memiliki luas lahan mencapai 15,5 juta hektare. Sebab itu, Habib Ismail terus mendorong pemanfaatan lahan tersebut, dengan upaya meninjau, melihat dan menimba ilmu tentang pertanian khususnya komoditas jagung dan bawang di Kabupaten Bima.

Apalagi saat ini, diakui Habib Ismail bahwa salah satu penyumbang inflasi terbesar di Kalteng adalah komoditas bawang, tiap tahunnya kata Habib Ismail, Kalteng selalu kekurangan bawang.

BACA JUGA:   Rektor UPR Serahkan Kebenaran Postingan Presiden BEM Diduga Terima Aliran Dana Kepada Kepolisian

“Disamping itu juga kita ingin menimba ilmu tentang peternakan, karena di sana (Kalteng) yang dikembangkan itu sapi Bima. Jadi banyak ketergantungan kami dengan daerah bima ini,” tuturnya.

PENINJAUAN : SUBHAN/BERITA SAMPIT – Pelaksana Tugas Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib Ismail bin Yahya saat melihat langsung proses penggilingan komoditas kedelai, Senin 26 Oktober 2020.

Selanjutnya, Habib Ismail langsung meninjau pengembangan komoditas pertanian di lapangan. Ia melihat langsung proses penggilingan komoditas kedelai yang dikelola UD Pemuda Kreatif Bima. Selanjutnya Habib Ismail juga meninjau berbagai fariatas jagung.

Dalam kunjungan kerja ini Habib Ismail dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Sunarti, dialog langsung dengan petani di lokasi pertanian.

Plt Gubernur Kalteng, Habib Ismail juga meminta ada MoU kerjasama antar Pemerintah Provinsi Kalteng dengan Pemerintah Kabupaten Bima dalam pengembangan pertanian dan peternakan. (Han/beritasampit.co.id).