Polisi Beri Layanan Kesehatan kepada Peserta Unjuk Rasa

IST/BERITA SAMPIT - Salah Satu Perserta Unjuk Rasa Saat Dilakukan Rapid Test

PALANGKA RAYA – Dalam waktu sehari di Kota Palangka Raya telah terjadi dua kali aksi unjuk rasa (unras) dari para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Isen Mulang.

Kemudian aksi unjuk rasa dari Aliasi Pemuda dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda sekaligus penolakan UU Omnibus law Cipta Kerja di Kawasan Tugu Soekarno Jalan S Parman Kota Palangka Raya pada pagi hari dan di depan Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng sore hari Rabu 28 Oktober 2020.

Dalam aksinya para mahasiswa ini mendapat pendampingan oleh Personel Gabungan dari TNI – Polri serta Tim Satgas Covid 19 Kota Palangka Raya.

BACA JUGA:   Satlantas Polresta Ajak Masyarakat Patuhi Peraturan Berkendara dan Prokes Covid-19

Mengenai pendampingan ini salah satunya yaitu layanan kesehatan oleh Satgas Covid 19 berkerjasama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalteng berupa pemeriksaan suhu tubuh dan layanan rapid tes Covid 19 bagi peserta yang suhu tubuhnya setelah diperiksa melebihi batas normal.

Hal ini dikatakan oleh Kabiddokkes Kombes Pol dr. Danang Pudji melalui Iptu H Imam Sunarto, bahwa pihaknya turut serta dalam memberikan layanan kesehatan lapangan (Keslap) saat ada kegiatan masyarakat pengumpulan masa.

“Ini adalah cara kita bersama-sama untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya sebaran Covid 19 ketika terjadi pengumpulan massa, maka dari itu para peserta yang ingin melakukan kegiatan unjuk rasa wajib menjalani protokol kesehatan dengan pemeriksaan suhu tuhuh terlebih dahulu yang kemudian apabila ditemukan suhu melebihi batas normal akan dilakukan rapid test,” terang H. Imam Sunarto.

BACA JUGA:   Anggota DPRD Ini Dorong Pemuda Terlibat dalam Pembangunan

Selain memberikan layanan pemeriksaan kesehatan untuk para peserta unjuk rasa, pihaknya juga melakukan pemeriksaan tensi kepada personel yang bertugas dalam pengamanan.

“Ada 6 personel yang sudah siap memberikan layanan kesehatan yang dilengkapi dengan peralatan rapid test, obat-obatan dan ambulan untuk evakuasi dan pertolongan pertama jika memang nanti diperlukan,” pungkasnya.

(Hardi/Beritasampit.co.id)