Warga Sungai Paring Serahkan Buaya Muara ke BKSDA

IST/BERITA SAMPIT - Petugas Pos Jaga BKSDA Sampit, Kalimantan Tengah, bersama warga mengikat buaya yang ditangkap warga Desa Sungai Paring, Kecamatam cempaga, Kotim sebelum dibawa, Rabu 28 Oktober 2020.

SAMPIT – Seekor buaya muara sepanjang 1,5 meter yang diamankan oleh Warga Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Selasa 27 Oktober 2020 kemarin, diserahkan ke pihak Pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit Kalimantan Tengah, Rabu 24 Oktober 2020.

Satwa yang bernama latin “Crocodylus Porusus” ini diserahkan Suriansyah, warga yang menemukan buaya itu yang diambil langsung Komandan Pos BKSDA Sampit, Muriansyah.

Berdasarkan pengakuan dari Suriansyah, tertangkapnya buaya yang berjenis kelamin jantan tersebut bermula saat ingin mengangkat jarung ikan yang dipasangnya, namun tidak disangka reptil buas itu terjerat di jaringnya.

BACA JUGA:   Tim TMMD Mulai Siapkan Pembangunan MCK di Pos Terpadu

“Buaya lalu dibawa pulang, diamankan dengan diikat didepan rumah, kemudian kami langsung lapor ke Kepala Desa Sungai Paring,” kata Suriansyah.

Sementara itu, Komandan Pos Jaga BKSDA Sampit, Muriansyah membenarkan bahwa dirinya menerima laporan dari Plt Camat Cempaga, I Wayan Alap, terkait ada seekor buaya yang tertangkap warga. Menindak lanjuti hal tersebut, pihaknya langsung menuju ke lokasi untuk mengambil buaya itu untuk diamankan.

“Pada pukul 08.40 WIB, pos Sampit menuju Desa Sungai Paring. Penyerahan Buaya di saksikan Kades, Camat dan pihak Polsek Cempaga. Sesuai arahan Ka SKW II, saat ini Buaya di amankan di pos Sampit dan akan di jemput kawan-kawan dari Pangkalan Bun,” ucapnya.

BACA JUGA:   BPS : Palangka Raya dan Sampit Alami Inflasi

Dengan tindakan warga yang mengamankan serta menyerahkan satwa itu, Muriansyah mengapresiasi kepada warga Desa Sungai Paring, yang sangat peduli dengan satwa dilindungi tersebut.

“BKSDA Pos Sampit mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah mengamankan Buaya ini, kepada pak camat Cempaga dan pihak Polsek Cempaga yang sudah melaporkan kejadian tersebut,” tandasnya. (Cha/beritasampit.co.id).