Halikinnor Lanjutkan Jalan Tembus Seranau-Pulau Hanaut

ASPIRASI : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Calon Bupati Kotim Halikinnor saat mendengarkan aspirasi warga Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Pulau Hanaut.

SAMPIT – Warga desa yang tersebar di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sangat mengharapkan jalan tembus antara Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau menuju Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut tetap dilanjutkan.

Aspirasi itu disampaikan Ketua Ranting PDIP Desa Rawa Sari Tohari diwakilkan Tiar pada saat road show yang dipimpin langsung Ketua DPC PDIP Kotim Ahmad Yani dan Sekretaris Gahara dan sekaligus silaturahmi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kotim Halikinnor-Irawati nomor urut 1 (satu) dengan jargon HARATI, Minggu 1 November 2020.

BACA JUGA:   Jiwa Satu Kesatuan Muncul di TMMD Kodim 1015 Sampit

Menurutnya, dengan adanya jalan tembus setidaknya pemasaran hasil bumi pertanian maupun perkebunan kedepannya akan lebih mudah.

“Selama ini kami bingung untuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan karena terkendala akses jalan. Beberapa desa di Kecamatan Pulau Hanaut berada dibatasi sungai Mentaya,” ujarnya.

Warga desa tidak hanya pasangan calon HARATI tetap melanjutkan program jalan tembus bahkan menginginkan jembatan penyeberangan.

Sementara itu, Calon Bupati Kotim Halikinnor menegaskan, apabila nantinya dipercaya dan terpilih memimpin Kotim periode 2021-2024 jalan tembus Seranau-Pulau Hanaut tetap dilanjutkan dimulai tahun 2021.

BACA JUGA:   Biaya Angkutan Pertanian Mahal, Paslon Halikinnor-Irawati Diminta Berikan Solusi

“Nantinya tidak hanya jalan tembus sampai Desa Rawa Sari bahkan ke Desa Satiruk. Sebab, Satiruk merupakan desa wisata pantai yang akan dikembangkan kedepannya,” ujar mantan Sekda Kotim ini

SALAM SATU JARI : ARIFIN/BERITA SAMPIT – Ketua dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kotim saat road show menghadirkan langsung paslon Bupati Kotim Halikinnor di Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Pulau Hanaut.

Selain itu, Halikin juga telah merencanakan apabila jalan tembus benar-benar terealisasi, selanjutnya akan ada penyeberangan khusus kendaraan roda 4.

“Penyeberangan khusus kapasitas kendaraan roda empat juga akan ada. Tapi nanti setelah jalan tembus Seranau-Pulau Hanaut. Jadi, masyarakat tidak hanya bisa membawa kendaraan roda dua bahkan roda empat,” tandasnya.

(ifin/beritasampit.co.id)