Danrem 102/Pjg Buka Latihan Gladi Posko II Yonif R 631/Atg

PALANGKA RAYA – Batalyon Infateri Raider 631/ Atg gelar Gladi Posko II TA 2020. Gladi yang di buka langsung Komandan Korem (Danrem) 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, bertempat di Aula Yonif R 631/Atg jalan Cilik Riwut km 6, Senin (09-11-2020).

Dalam amanatnya Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto menyampaikan, Adapun tujuan dari Latihan Posko-II adalah untuk meningkatkan kemampuan para Komandan dan Staf serta unsur Pelayanan Markas Satuan dalam melaksanakan tehnik, prosedur dan tata cara kerja yang berlaku dalam perencanaan dan pengendalian operasi serta menguji efektivitas fasilitas di suatu markas komando satuan.

BACA JUGA:   Jembatan Belum Rampung, Satgas TMMD Jaga Keselamatan Pelajar

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, dewasa ini perkembangan lingkungan strategis bergerak sangat dinamis yang diwarnai ketidakpastian dengan segala dampaknya yang dapat mempengaruhi semua aspek kehidupan Nasional. Apabila hal ini tidak diantisipasi dan ditangani secara sungguh-sungguh, dapat menjadi potensi ancaman terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Seiring dengan perkembangan ling-kungan strategis tersebut, menunjukkan bahwa tugas-tugas TNI-AD khususnya Korem 102/Pjg dimasa mendatang jelas akan semakin berat dan kompleks. Untuk mengatasi keadaan tersebut, diperlukan satuan yang memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi dan profesional melalui latihan-latihan yang dilaksanakan secara terprogram dan terukur.

BACA JUGA:   Babinsa Laman Baru Turut Hadir Pada Kegiatan Musrenbangdes

“Untuk itu, penekanan saya kepada peserta latihan Posko-II supaya betul-betul melaksanakan kegiatan latihan ini dengan serius dan sungguh-sungguh dalam meningkatkan kemampuan kita sebagai Komandan, sebagai Staf maupun sebagai unsur Pelayanan Markas disatuan, termasuk kegiatan dinamikan dilapangan seperti pemindahan posko,” ucapnya.

“Kepada Waslai dan pengendali agar memberikan penilaian subyektif serta berikan catatan penting ten-tang koreksi yang dilaksanakan peserta untuk dijadikan bahan evaluasi pada akhir kegiatan,” harapnya. (rls)