Dilantik jadi Ketua DMI, Ini Harapan Fairid Naparin

M.Slh/BERITA SAMPIT - Walikota Palangka Raya Fairid Naparin

PALANGKA RAYA – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin berharap Dewan Masjid Indonesia (DMI) mampu mencapai visi dan misi DMI yaitu salah satunya memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

Demikian diungkapkan kepala daerah termuda di Kalteng ini saat menyampaikan sambutanya diacara Pelantikan Pengurus Daerah Dewan Mesjid Indonesia (PD-DMI) Kota Palangka Raya massa bakti 2020-2025 serta Pembukaan pelatihan manajemen Masjid Rakerda KUI dan Gabungan Ormas Islam Kota Palangka Raya dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1452 H. Rabu, 11 November 2020

“Mudah-mudahan hadirnya kita di sini bisa membantu saudara-saudara Pengurus Masjid yang ada di kota Palangka Raya salah satunya tadi langsung ada seperti pelatihan manajemen umum dan keseluruhan,” Ucap Fairid.

Mantan Ketua KNPI Kalteng ini juga mengapresi langkah DMI selama ini dalam membantu pemerintah dalam menangani masalah sosial dan keagaam khususnya di Kota Palangka Raya.

BACA JUGA:   Pria Disabilitas Ini Dapatkan Bantuan Dari Pemkot Palangka Raya

“Yang kita berikan hari ini adalah manajemen pelatihan agar bagaimana seluruh Masjid yang ada di Kota Palangka Raya ini semuanya bisa memberikan aktivitas manajemen sehingga bisa jadi seperti visi dan misi tadi adalah memakmurkan dan dimakmurkan” terangnya.

Ia juga berharap DMI Kota Palangka Raya dapat menjadi contoh yang profesional agar masjid yang ada semakin makmur dan bertambah juga dari segi kualitas serta kuantitas.

“Untuk mewujudkan itu perlu sinergi dan kekompakan kita bersama termasuk arahan dan masukan DMI Provinsi Kalteng,” tuturnya.

Untuk diketahui Fairid Naparin resmi menjabat sebagai Ketua Umum DMI Palangka Raya masa bhakti 2020 – 2025 dan dikukuhkan langsung Ketua Harian DMI Kalteng, Bulkani.

BACA JUGA:   Satlantas Polresta Kembali Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Area Publik

Dalam kesempat itu, Fairid juga mengimbau semua elemen untuk tetap menjaga kondusitifitas menjelang pemilihan umum 9 desember mendatang.

Menurutnya perbedaan pilihan dalam berdemokrasi merupakan hal sangat wajar untuk itu semua pihak diminta untuk menghargai perbedaan tersebut.

Fairid pun menyampaikan, besar harapan pada masyarakat, untuk menggunakan hak pilih apabila ingin membangun Kalimantan Tengah dan ingin membangun Kota Palangka Raya, maka gunakan hak pilih sebaik-baiknya.

Sementara itu, diharapkan, warga masyarakat yang menggunakan hak pilih untuk mengikuti undangan saat memilih nanti, terutama soal waktu pemilihan di TPS. Hal tersebut untuk menghindari penumpukan di TPS dan sesuaikan dengan protokol kesehatan.

(M.Slh/beritasampit.co.id).