Pembayaran PDAM di Kotim Diwacanakan Gunakan Pulsa

INOVASI BARU : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Kepala PDAM Tirta Mentaya, Sampit, Kotim, Kalteng, menjelaskan terkait wacana inovasi baru sistem pembayaran PDAM kedepannya pra bayar.

SAMPIT – Guna mengantisipasi adanya penunggakan pembayaran pendistribusian air bersih ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi menginginkan sistem pembayaran tidak lagi manual, melainkan menggunakan pulsa.

“Saya inginkan agar PDAM Tirta Mentaya berinovasi kedepannya, pembayaran penggunaan air bersih sistem pulsa,” ucapnya kepada wartawan beritasampit.co.id, usai peresmian gedung baru PDAM Tirta Mentaya, belum lama tadi.

BACA JUGA:   Warga Dibekali Pengetahuan Tentang Bahaya Narkoba

Sementara itu, Kepala PDAM Tirta Mentaya Firdaus Ranggan mengatakan, keinginan Bupati agar PDAM yang dia pimpin lebih berinovasi mengikuti perkembangan zaman sudah disampaikan setahun lalu.

“Alat sudah kami pesan bahkan rencananya selesai Maret 2020 dan akan dilakukan uji coba tapi terkendala pandemi Covid-19. Tahun depan akan kami review kembali,” ujar Firdaus saat ditanya keinginan orang nomor satu di Kotim ini.

BACA JUGA:   Masyarakat Berharap Silaturahmi Tetap Terjalin Setelah TMMD Berakhir

Dia mengungkapkan, uji coba penerapan pembayaran PDAM gunakan pulsa layaknya kWh listrik pra bayar perdananya akan dilakukan di kantor Bupati Kotim. Kemudian, lanjutnya, kantor-kantor dinas setelah itu masyarakat luas khususnya di Kotim. (ifin/beritasampit.co.id).