OJK Serahkan Bantuan ke Pondok Pesantren

IST/BERITA SAMPIT - Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah Otto Fitriandy saat menyerahkan bantuan sosial

PALANGKA RAYA – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke-9 Kantor OJK Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa bantuan sarana dan prasarana sebesar Rp75.000.000 kepada pesantren Manba’u Darissalam di Jalan Mendawai, Kota Palangka Raya, Sabtu 14 November 2020.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah Otto Fitriandy, dan diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Manba’u Darissalam, Muhammad Arsyad. Otto mengatakan Bantuan ini merupakan salah satu bentuk implementasi tema HUT OJK ke-9, yaitu one OJK Bakti Membangun Negeri yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan atas musibah kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren, 22 Juni 2020 lalu.

BACA JUGA:   Konvoi Sosialisasi Pilkada Dikawal Satlantas Polresta Palangka Raya

“Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban Pondok Pesantren dalam melakukan pemenuhan sarana prasarana fisik penunjang kegiatan belajar mengajar serta kegiatan-kegiatan lainnya yang terbakar pada musibah kebakaran 22 Juni 2020 lalu,” kata Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah Otto Fitriandy.

Dengan terlaksananya kegiatan belajar mengajar, setelah lulus para Santri diharapkan telah mendapatkan bekal yang cukup dan dapat berkontribusi lebih kepada masyarakat, khususnya dalam pengembangan perekonomian di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah selama masa pandemi COVID-19. Namun demikian, Otto juga mengharapkan kegiatan belajar mengajar tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat kondisi pandemi ini.

BACA JUGA:   Lomba Menembak Ramaikan Hari Jadi Brimob Ke-75

Selanjutnya, Kantor OJK Provinsi Kalimantan Tengah juga akan berkoordinasi dengan seluruh Lembaga Jasa Keuangan melalui Forum Koordinasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan bantuan untuk pengembangan Pondok Pesantren dan juga dalam rangka pemberian materi Literasi Keuangan Syariah.

(Hardi/Beritasampit.co.id)