PT SMG Mangkir Saat Mediasi dengan Warga

MEDIASI : ENN/BERITA SAMPIT - Pemkab Sukamara melakukan mediasi antara warga dua desa dengan PT. SMG yang Difasilitasi Pemkab Sukamara

SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara kembali memfasilitasi pertemuan antara masyarakat Desa Laman Baru dan Ajang Kecamatan Permata Kecubung dengan PT Sumber Mahardika Graha (SMG) terkait dengan permasalahan tuntutan warga untuk memberikan lahan plasma 20 persen.

Pertemuan yang berlangsung di aula Kantor Bupati Sukamara itu dipimpin langsung oleh Bupati Sukamara Windu Subagio dan dihadiri puluhan warga Desa Laman Baru dan Ajang namun perwakilan dari perusahan besar sawit PT. SMG tidak hadir.

BACA JUGA:   Kabar Duka, Satu Warga Sukamara Meninggal Akibat Covid-19

Dalam kesempatan itu, Windu Subagio mendengarkan secara seksama berbagai keluhan dan tuntutan warga dari dua desa yang sebagian lahannya menjadi areal perkebunan dari PBS tersebut.

“Karena mediasi ini hanya satu pihak yang hadir, jadi tidak ada keputusan yang dihasilkan,” ucap Windu Subagio usai menggelar pertemuan dengan warga serta pihak Indonesia Hebat Bersatu Provinsi Kalimantan Tengah, Senin 16 Nopember 2020.

BACA JUGA:   Sapras Milik Polres Sukamara Siap Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Bencana Alam

Pertemuan atau mediasi yang seyogyanya digelar di Aula Kantor Bupati Sukamara selain dihadiri Bupati Sukamara, Windu Subagio juga dihadiri kapolres Sukamara, AKBP I Gede Putu Dedi Ujiana, pengurus Indonesia Hebat Bersatu Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian Sukamara, pihak Kecamatan serta warga perwakilan dari beberapa desa diwilayah Kecamatan Permata Kecubung.

(enn/beritasampit.co id)