SMPN 9 Palangka Raya Siap Pembelajaran Tatap Muka

Hardi/BERITA SAMPIT - Kepala SMPN 9 Kota Palangka Raya Ketut Widana

PALANGKA RAYA – Terkait wacana pembelajaran tatap muka yang dikeluarkan Mendikbud RI Nadiem Makarim, SMPN 9 Kota Palangka Raya sudah mempersiapkan apabila wacana tersebut jadi, hal ini disampaikan Kepala SMPN 9 Kota Palangka Raya Ketut Widana. Selasa 17 November 2020.

“Terkait pembelajaran tatap muka untuk SMPN 9 Kota Palangka Raya dan mengedepankan protokol kesehatan salah satunya membuat tempat cuci tangan, untuk SMPN 9 Kota Palangka Raya sudah memiliki sembilan tempat cuci tangan dan untuk Bulan Desember 2020 akan menambah lagi tempat cuci tangan tersebut,” kata Kepala SMPN 9 Kota Palangka Raya Ketut Widana.

BACA JUGA:   Ivo Sugianto Sabran Serap Aspirasi Kaum Perempuan

Widana mengatakan apabila wacana itu terjadi, pihaknya berencana akan membagi ruang kelasnya dan akan dibagi sesuai shift misalnya dalam ruangan tersebut ada 32 siswa maka siswa tersebut akan dibagi dua yang dimana setiap ruang kelas itu menampung sebanyak 16 siswa dan tempat duduknya pun akan diatur. Dalam pembelajaran tatap muka itu akan dilakukan dua minggu sekali dan itu akan dibagi pershift.

Dalam pertemuan selama dua minggu sekali tersebut Widana akan mengatur strategi pembelajaran seperti pada saat mereka tidak ada shift pembelajaran tatap muka, maka mereka akan diberi tugas yang harus diselesaikan secara mandiri di rumah.

BACA JUGA:   Divonis Tiga Bulan, Meidalina Ajukan Banding

Untuk kurikulumnya akan disederhanakan, karena situasi pandemi saat ini pihaknya tidak mengejar target kurikulum, akan tetapi yang akan ditanam itu karakternya.

“Untuk waktu istirahat ditiadakan jadi pembelajaran tersebut akan disambung dan setelah itu mereka langsung disuruh pulang kerumah, sehingga mereka tidak ada interaksi antara siswa dan untuk kantin sekolah akan ditutup dan setiap siswa itu harus membawa bekalnya dari rumah,” ucapnya.

(Hardi/Beritasampit.co.id)