Bagian Ke 2 : Catatan Perjalanan Wabup Ahmadi Riansyah Berdialog dengan Nelayan

IST/BERITA SAMPIT - Wabup Kobar Ahmadi Riansyah, dalam monitoring ke pedesaan singga di pengrajin Ikan Asin di Desa Tanjung Putri.

SETELAH DIALOG dengan warga, Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah bersama rombongannya, melanjutkan perjalananya ke Desa Tanjung Putri, salah satu desa yang dulunya terisolir.

Bayangkan saja dulu warga kalau belanja ke Kota Pangkalan Bun harus pake perahu/getek atau sped. Tapi sekarang jalan darat cukup lumayan, sehingga mobil dan sepeda motor sudah bisa masuk ke Desa Tanjung Putri.

Disebut Desa Tanjung Putri, konon katanya karena ada sebuah ‘Tanjung’ yang menjolor kerah laut, bagaikan seorang ‘Putri’ yang sedang tidur. Dan sebagian besar sekitar 60 persen warga desanya banyak bermukim ditepian Tanjung DAS Arut, kehidupan warga desanya hampir 60 persen mencari ikan. Ada yang jadi nelayan ada pula yang mencari ikan di sungai dan rawa.

BACA JUGA:   Lebih Unggul Dari Bataliyon Lain, Ini Harapan Danrem 102/Pjg Untuk Prajurit Yonif R 631/Atg

Sementara warga desa yang bermukim jauh dari bantaran sungai, pada umumnya bertani/bercocok tanaman palawija, dan membuka warung atau jadi pelaku UMKM.

“Asalammuallaikum Bu, waduh ikan asinnya banyak nih, mau dikirim kemana?,” tanya Wabup Ahmadi, saat mampir ke tempat pemukiman warga dibantara DAS Arut Tanjung Putri.

Sontak, para ibu-ibu yang sedang asik mengemas ikan pun merasa gembira disapa langsung Wakil Bupati Kobar, dikesempatan itu pun digunakan para pelaku usaha berdialog seputar proses bikin ikan asin dan pemasarannya. Ternyata luar biasa, ikan asin kering dari ikan telang, dan ikan lainnya, dari Desa Tanjung Putri bisa dipasarkan ke luar daerah.

“Lumayanlah Pak, memang bulan kemarin dan sekarang sedang musim ikan telang, setelah dikumpulkan kemudian dijadikan ikan asin yang dijemur melalui panas matahari,” kata Ibu Fatimah.

BACA JUGA:   Wabup Kobar Terharu Mendengarkan Cerita Watiman Jalan Kaki Keliling Indonesia

Fatimah juga mengadukan nasibnya kepada Wabup, antara lain masalah permodalan. Dan langsung ditanggapi Wabup Kobar, bahwa Pemkab Kobar saat ini sedang membidik para pelaku UMKM.

“Sebagian besar para pelaku UMKM oleh Ibu Bupati,melalui program pengembangan UMKM sudah banyak yang diberi bantuan modal. Nah,itulah tujuan saya ini audensi dengan masyarakat desa,untuk melihat dan mendengar langsung dari masyarakat pelaku UMKM. Insya Allah, keluhan Ibu Fatimah salah seorang pelaku UMKM yakni pengrajin ikan asin nantinya akan diberi bantuan modal,” kata Wabup Ahmadi Riansyah.

(BERSAMBUNG).

Penulis : Maman Wiharja (wartawan-beritasampit.co.id).