Dinas Sosial Harap Organisasi Pemuda Bantu Pemerintah Berantas Napza

HARDI/BERITA SAMPIT - Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalteng, Nonsihai.

PALANGKA RAYA – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) gelar kegiatan kampanye sosial dan sosialisasi program rehabilitasi sosial penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Berbahaya lainnya), yang dilaksanakan di Taman Budaya di Jalan Temanggung Tilung XIII, Jumat 20 November 2020. Dalam kegiatan tersebut hadir peserta dari organisasi pemuda Karang Taruna, Tagana, dan lainnya.

Saat ditemui di lokasi kegiatan oleh wartawan beritasampit.co.id, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalteng, Nonsihai menjelaskan, bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan komitmen tugas pihaknya, karena kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan dan penyalahgunaan Napza kepada masyarakat luas, bukan hanya di Kota Palangka Raya saja akan tetapi di seluruh kabupaten yang ada di Kalteng akan dikunjungi.

BACA JUGA:   Erwin David Siap Hadapi PON 2021

“Selain itu diharapkan mereka yang hadir seperti Tagana, Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT), Karang Taruna, Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan lainnya bisa menjadi tenaga penyuluh dan membantu pemerintah untuk memberikan informasi dan rehabilitasi kepada pengguna Napza,” tutur Nonsihai.

Selain itu, Dinas Sosial Provinsi Kalteng juga punya Pusat Informasi dan Edukasi (PIE) Napza Provinsi Kalteng yang berada di Jalan RTA Milono Kota Palangka Raya, yang dimana tempat tersebut sebagai pusat informasi dan edukasi untuk memberantas penggunaan Napza.

BACA JUGA:   Tim Labfor dan Inafis Masih Selidiki Penyebab Kebakaran di Kuala Pembuang

Nonsihai menjelaskan, PIE ini buka setiap hari dari jam 08.00 WIB sampai jam 15.00 WIB, sehingga masyarakat umum, pelajar, kelompok ibu-ibu bisa berkunjung ke sana dan lainnya bisa berkunjung ke sana dan gratis tidak dipungut biaya. Mereka pada saat berkunjung ke PIE Napza itu, dapat mengurangi penyalahgunaan Napza yang ada di Kalteng, terutama ibu-ibu agar bisa memahami dan mengerti bagaimana untuk mencegah anak-anak agar tidak terlibat Napza.

Selain itu Nonsihai berharap masyarakat lainnya tergerak hatinya untuk membantu pemerintah pemberantasan penyalahgunaan Napza. Kedepannya kegiatan ini akan dilaksanakan ke kabupaten yang ada di Kalteng. (Hardi/beritasampit.co.id).