Ratusan Warga Desa Terpaksa BAB di Jamban Umum

DISKUSI : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Kades Bapinang Hulu menyampaikan gagasannya pada saat diskusi antar desa Se-Kecamatan Pulau Hanaut di Balai Desa Rawa Sari.

SAMPIT – Sekitar 70 rumah di Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga kini  tak punya jamban. Mereka terpaksa Buang Air Besar (BAB) mengandalkan jamban umum.

Demikian yang disampaikan Kepala Desa Bapinang Hulu Sugianur pada saat rapat koordinasi antar desa Sekecamatan Pulau Hanaut di Balai Desa Rawa Sari, Rabu, 18 November 2020.

BACA JUGA:   Relawan Kotim Bercahaya Siap Gerak di Sektor UMKM Lewat Emak-Emak

Menurutnya, upaya desa agar warga tidak lagi mengandalkan jamban umum untuk BAB sudah dilakukan pemerintah desa. Bahkan, kata Sugi, yang tidak punya jamban itu akan diupayakan dibantu melalui Dana Desa.

“Bayangkan selama ini, mereka itu kemana ketika akan BAB. Nah, hal ini akan kami upayakan melalui Dana Desa atau kerja sama mencarikan solusinya dengan Dinas Kesehatan Kotim,” ujarnya.

BACA JUGA:   Bekerja Ala Tentara Jadi Pengalaman Berharga Warga Pulau Hanaut

Sekadar diketahui, warga Desa Bapinang Hulu rata-rata bermukim disekitar bantaran sungai Mentaya. Ada beberapa rumah membangun jamban yang menjorok ke sungai. Jamban itulah digunakan warga yang tidak punya jamban untuk dijadikan sebagai jamban umum. (ifin/beritasampit.co.id).