AHY Ingatkan Kader Demokrat All Out Menangkan Ben-Ujang

Hardi/BERITA SAMPIT - Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

PALANGKA RAYA – Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan motivasi keseluruh kader Demokrat di Kalimantan Tengah (Kalteng). Kehadiran AHY bersama para pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat lainnya di Kota Cantik Palangka Raya dalam rangka perhelatan Pilkada serentak 2020.

Selain silahturahmi juga memantapkan para kader Bintang Mercy ini dalam menghadapi Pilkada serentak di Kalteng yaitu Pilkada Gubernur dan Wakil Gubenur Kalteng dan Pemilihan Kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Kita harus selau optimis, oleh karena itu saya datang ke Palangka Raya,” kata AHY. Selasa 24 November 2020.

AHY mempunyai optimisme dan keyakinan bahwa waktu yang tersisa ini menjelang Pilkada serentak 9 Desember mendatang kader Demokrat mampu meraih suara terbanyak. Ia menilai peluang dan optimisme itu harus sejalan dengan usaha dilapangan.

BACA JUGA:   Masyarakat Suka Gaya Debat HARATI, Tenang dan Fokus Dengan Program Kerjanya

“Kalau memang sudah tertulis takdir, pasangan calon yang kita usung jadi pemimpin masyarakat Kalteng, kita saat ini berupaya menjemput takdir itu. Karena yang namanya pemilihan itu jatuhnya pasti 50 banding 50, yang artinya bisa menang dan bisa juga kalah,” ucapnya.

Hardi/BERITA SAMPIT – AHY didampini Ketua DPD Demokrat Kalteng Nadalsyah beserta pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Ben Brahim S Bahat – Ujang Iskandar.

Kunjungan AHY untuk memberi dukungan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor 1 Ben Brahim S Bahat – Ujang Iskandar ini juga menjadi penyemangat para kader Demokarat dan partai pengusung pasangan tersebut.

“Kita tidak bisa meyakini seseorang itu pasti menang, karena bisa saja pada minggu terakhir situasi bisa berubah, seperti contoh yang awalnya tidak punya peluang untuk menang, tiba-tiba punya peluang untuk menang,” katanya.

Lebih lanjut ketika disinggung mengenai Kader Demokrat tidak ada yang maju menjadi pada pilgub 2020, AHY mengatakan bahwa hal tersebut merupakan pilihan yang telah diambil berdasarkan pertimbangan yang matang.

BACA JUGA:   Divaksin Covid-19, Sekda Kalteng : Seperti Digigit Semut Kecil

“Saya tidak boleh memaksakan kehendak, karena itu semua tergantung dari keinginan dan kesiapan diri masing-masing, karena seseorang itu tidak bisa dipaksa untuk ikut pilkada. Karena apabila memaksa seseorang itu tidak akan jalan, maka hasilnya akan setengah-setengah,” terang AHY saat ditanyai wartawan.

AHY mengatakan dirinya sangat menghormati keputusan semua kadernya bukan hanya di Kalimantan Tengah saja tetapi juga kader lainnya. Akan tetapi apabila ada kader Demokrat yang serius dan sudah siap serta ingin membangun daerahnya, tentunya akan memberikan jalan yang baik.

“Kita juga harus tetap realistis, bukan hanya semangatnya tetapi juga model politiknya, seperti apakah dia memiliki keterkenalan, popularitas, dan kredibilitas, serta seberapa luas jaringan yang dia miliki untuk memenangkan dirinya,” pungkasnya.

(Hardi/Beritasampit.co.id)