Kabar Duka, Direktur RSUD Murjani Sampit Tutup Usia Diduga Terpapar Covid-19

IST/BERITA SAMPIT - Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr. F Yudha Herlambang (Almarhum)

SAMPIT – dr F Yudha Herlambang seorang dokter dan juga Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, Rabu 25 November 2020, tutup usia diduga akibat terpapar Covid-19.

Ini merupakan kabar duka bagi Pemerintah Daerah Kotawaringin Timur (Kotim), yang mana telah kehilangan salah seorang pejabat penting yang memiliki dedikasi yang baik dalam bidang kesehatan dan juga pemimpin rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Sebelumnya dr Yudha mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi rumah sakit Murjani, namun kondisinya yang semakin memburuk, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Keramat Jati Polri Jakarta dengan mencarter pesawat pada minggu 22 November 2020 malam.

BACA JUGA:   Pendistribusian Logistik Pilkada Kalteng Wilayah Palangka Raya Dilepas Sekda Kalteng

“Saya kenal dekat dengan Beliau saat sama-sama mengikuti Diklatpim III Tahun 2015 di Palangka Raya, Orangnya baik, cerdas sederhana dan suka menolong,” kata Jhony Tengkere, Kepala Dinas PMPTSP Kotim, yang juga salah seorang sahabat karib Almarhum.

Baginya Yudha merupakan sahabat yang baik, sifatnya yang selalu ringan tangan dalam membantu, menjadi kenangan yang tidak bisa terlupakan oleh Jhony sebagai sahabat.

“Saya ingat kami berdua terkadang pulang bersama dari Palangka Raya hari jumat dan balik lagi hari minggu. Bagi saya dia adalah Sahabat yg baik, semoga Beliau mendapat tempat yg layak disisiNya dan Isteri serta anak-anak yanv masih kecil senantiasa diberikan kesabaran dan kekuatan.Terimakasih Sahabatku, kita pernah bersama dan mewarnai kehidupan ini,” tandas Jhony.

BACA JUGA:   Vaksin Sinovac Tiba di Sampit Dengan Pengawalan Ketat

dr F. Yudha Herlambang telah meninggalkan seorang istri, dan tiga anak, satu orang putra dan dua orang putri.

Sementara, sejak berita ini diturunkan, terkait dengan apa yang menjadi penyebab meninggalnya Direktur RSUD dr Murjani Sampit ini, Satgas Penanganan Covid-19 Kotim, masih belum memberikan informasi resminya.

(Cha/beritasampit.co.id)