Ormas Dayak di Kalteng Tolak FPI

IST/BERITA SAMPIT - Para perserta aksi damai menyuarakan penolakan terhadap FPI Dan Ormas Berpaham Radikal

PALANGKA RAYA – Berbagai Ormas Dayak dari Kota Palangka Raya, dan daerah lainya di Wilayah Kalteng, melakukan aksi damai, di Bundaran Besar, Palangka Raya, Rabu 25 November 2020.

Aksi damai yang didahului dengan melakukan rapid tes oleh Bidokes Polda Kalteng itu, kemudian melakukan aksi berjalan kaki dan berorasi di tengah alun alun Kota Palangka Raya.

Aksi damai tersebut, menolak terhadap faham radikal, intoleran dan pemeceh persatuan bangsa, dari ormas apapun itu di wilayah Kalteng. Semua ormas menolak kehadiran ormas FPI di Kalteng.

BACA JUGA:   Puluhan Warga Terjaring Operasi Yustisi, Polisi Ajak Patuhi Prokes

Salah satu ormas Gerdayak Kalteng, menyuarakan dimana hukum harus ditegakan, apapun ormasnya. Disampikan Segela faham yang mengarah pada pemecah NKRI harus di tolak, termasuk juga FPI, di Kalimantan Tengah.

Kalteng menghargai budaya, agama dan suku, dan menghormati semuanya. Selain Gerdayak, ada Fordayak, Pasukan Borneo Bersatu, Batamad dan lainya, menyuarakan secara bergantian terhadap aksi penolakan tersebut.

“Kami menolak keras kehadiran dan ormas yang menganut faham radikal dan intoleran, termasuk juga FPI, HTI dan ormas apapun,” kata Ingkit, salah satu perwakilan ormas saat orasi.

BACA JUGA:   KMHDI Kalteng Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Hulu Sungai Tengah

Selanjutnya, secara terbuka sejumlah ormas tersebut bersikap selain menolak juga meminta tidak membuat gaduh di Kalteng, sehingga akan mengusik ketentraman dan kenyamanan di wilayah Kalteng, serta mendukung pihak TNI-Polri dalam memerangi segala bentuk ancaman dalam menjaga keutuhan NkRI.

Kegiatan juga dilakukan dengan aksi tari tarian serta atraksi sejumlah ormas. Akai damai Itu juga dilakukan dengan doa bersama agar Kalteng tetap aman, damai serta kondusif. Hingga puluhan warga yang banyak menggunakan atribut dayak tersebut berjalan kaki kembali dan membubarkan diri dengan tertib.

(Hardi/Beritasampit.co.id)