Peningkatan Kasus Covid-19 di Kobar Bukan Suatu Kegagalan, Tapi Adanya Intensitas Pemeriksaan

IST/BERITA SAMPIT - Ketua DPRD Kotawaringin Barat, Rusdi Gozali.

PANGKALAN BUN – Peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mencapai angka tertinggi di Kalimantan Tengah, yaitu mencapai 329 kasus Suspek. Peningkatan kasus ini bukan suatu kegagalan penanganan oleh Pemerintah Daerah, justru hal itu karena adanya peningkatan intensitas pemeriksaan melalui tracking.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kobar, Rusdi Gozali. Menurutnya, selama ini sejak Kobar masuk zona merah dengan adanya kasus Covid-19, Pemerintah Daerah melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 telah banyak berbuat, baik mengobati masyarakat yang terdampak maupun memulihkan perekonomian masyarakat.

“Termasuk melengkapi sarana dan prasarana kesehatan dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kobar,” kata Rusdi Gozali, Minggu 29 November 2020.

BACA JUGA:   Kuli Bangunan Jual Sabu-Sabu di Denda Hingga Rp 10 Miliar

Lebih lanjut dijelaskan Politisi Golkar ini, bahwa peningkatan kasus Covid-19 ini bukan berarti gagal dan buruk dalam penanganan Covid-19, tetapi lebih kepada adanya tingkat intensitas pemeriksaan yang meningkat, serta adanya transmisi lokal yang terjadi sebagai akibat banyaknya kasus OTG, dan ini memunculkan klaster keluarga di beberapa tempat.

Rusdi mengimbau agar masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan dengan menjaga jarak, mencuci tangan serta memakai masker.  Selain itu diharapkan juga masyarakat kembali menerapkan phsycal/social distancing, jika tidak terlalu penting dan mendesak untuk keluar rumah sebaiknya tidak memaksakan diri keluar.

BACA JUGA:   Saat Pandemi Covid-19, Dinas PUPR Kobar Berhasil Menjawab Kritik dan Masukan Dari Masyarakat

“Kami juga berharap agar tim Satgas Covid-19 di Kobar terus melakukan tracking, testing dan treatment secara masif dan tegas sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid yang lebih luas, hal ini guna menekan angka penularan,” imbuh Rusdi.

Rusdi Gozali juga menambahkan, bahwa DPRD Kobar akan mendorong agar Pemerintah Daerah segera melakukan langkah-langkah terobosan dalam rangka mengantisipasi jika ruang isolasi penangan Covid-19 yang ada sudah terisi penuh, juga menyiapkan tenaga medis tambahan dalam memenuhi kebutuhan dalam penangan Covid-19. (Man/beritasampit.co.id).