Membangun Kesejahteraan Perekonomian Masyarakat Menjadi Prioritas HARATI

ILHAM/BERITA SAMPIT - Calon Bupati Kotim, H. Halikinnor, menelusuri beberapa desa di Kecamatan Pulau Hanaut menggunakan sepeda motor (topi merah) beberapa waktu lalu.

SAMPIT – Ingin lebih banyak berbuat agar masyarakat bisa merasakan pemerataan pembangunan daerah, terutama di sektor Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur, inilah yang menjadi tekat kuat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor-Irawati, yang akrab di sapa dengan panggilan HARATI.

“Saya melihat pembangunan sudah sangat bagus, tapi tentunya masih ada hal-hal yang belum disempurnakan. Ada beberapa prioritas pembangunan yang menjadi program utama saya, seperti membuka lapangan pekerjaan agar tingkat pengangguran berkurang, infrastruktur, pendidikan dan juga kesehatan,” ungkap Halikin, Jumat 05 Desember 2020.

Pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim ini, juga sangat prihatin dengan pandemi Covid-19 yang melanda bangsa indonesia, khususnya Kotim, sebab secara ekonomi masyarakat sangat terpuruk.

“Saya sudah turun ke selatan kita lihat ada beberapa infrastruktur jalan dan juga kebutuhan peralatan pertanian yang perlu perhatian kita. Daerah tengah masih banyak Penerang jalan Umum (PJU), drainase dan juga jalan maupun gang kecil yang masih belum beraspal, termasuk juga ada pemukiman yang kumuh dan harus kita benahi kedepan,” katanya

BACA JUGA:   Lingkungan RT Ini Bakal Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas

Pada wilayah utara Kotim, Halikin juga mencermati masih banyak jalan-jalan khususnya diperkampungan yang belum beraspal. Selain itu juga banyak lahan masyarakat yang terlantar karena tidak memiliki modal untuk mengelolanya.

“Ini jadi catatan saya, apalagi saat musim penghujan akan terjadi amblas dan juga sulit dilewati jalan di sana. Kedepan kalau saya dipercaya memimpin Kotim, pengadaan alat berat disetiap Kecamatan itu ada, sehingga bisa dikelola oleh pihak Kecamatan baik untuk pembangunan maupun membantu menggarap lahan masyarakat agar bisa mereka kelola dan bisa meningkatkan perekonomiannya,” jelasnya.

BACA JUGA:   23 Sekolah di Kecamatan Baamang Siap Buka Pembelajaran Tatap Muka

Banyak potensi daerah yang perlu digarap untuk mensejahterakan masyarakat dan juga kemajuan pembangunan daerah, seperti memaksimalkan peran sektor perkebunan kelapa sawit yang cukup besar di Kotim ini.

“CSR belum pernah dikelola dengan baik, artinya dikelola sendiri oleh pihak perusahaan. Kedepannya ini menjadi potensi yang cukup besar, nanti kita akan undang pihak investor perkebunan agar mereka bisa benar-benar berkontribusi terhadap daerah. Karena kita lihat masih ada sekolah yang kondisinya memprihatinkan, bahkan ada Desa yang rumah gurunya tidak ada. Dan ini harusnya Pemda bersinergi dengan dunia usaha dan didukung seluruh masyarakat yang ada,” demikian Halikin (Cha/beritasampit.co.id).